
NEW YORK, iNews.id - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres menyampaikan bela sungkawa kepada Pemerintah Indonesia dan keluarga korban bencana gempa dan tsunami yang melanda Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng).
Hingga kini, korban tewas di wilayah Palu tercatat sebanyak 384 orang.
"Sekretaris Jenderal sangat sedih dengan kerusakan dan korban jiwa yang mengerikan dan luka-luka yang disebabkan oleh gempa bumi pada Jumat, 28 September, di Sulawesi Tengah. Sekretaris Jenderal menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga korban dan kepada Pemerintah Indonesia," kata juru bicara Guterres, Stephane Dujarric, dalam sebuah pernyataan, Sabtu (29/9/2018).
Menurutnya, PBB siap mendukung operasi penyelamatan dan pertolongan yang dijalankan oleh Pemerintah Indonesia.
Diberitakan sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, hingga siang ini tercatat ada 384 korban meninggal dunia pasca-kejadian Gempa Bumi dan Tsunami di Kota Palu, Sulteng.
"Korban meninggal 384 meninggal dunia tersebar di rumah sakit," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho.
Sutopo menyatakan, data itu merupakan korban yang meninggal karena gempa bumi dan tsunami dan hanya berasal dari Kota Palu.
Gempa bumi berkekuatan 7,7 Skala Richter yang telah dimutakhirkan oleh BMKG menjadi 7,4 Skala Richter mengguncang wilayah Palu dan Donggala pada Jumat (28/9) pukul 17.02 WIB. Pusat gempa berkedalaman 10 kilometer itu berada pada 27 kilometer timur laut Donggala.
Editor : Nathania Riris Michico
from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2OTh5Ke
No comments:
Post a Comment