
JAKARTA, iNews.id - Delegasi Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat (AS). Tujuan kunjungan ini untuk menarik investor untuk menanamkan modal di sektor pertanian sekaligus belajar tentang teknologi pertanian di Negeri Paman Sam.
Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan Gatot Irianto mengatakan, salah satu investor asal AS yang tertarik berinvestasi yaitu Corteva (DuPont). Corteva dikenal sebagai perusahaan yang menyediakan benih tanaman, termasuk padi dan jagung.
"Corteva ingin berperan dalam upaya peningkatan pendapatan petani Indonesia melalui penyediaan benih padi dan jagung yang berkualitas serta memiliki tingkat produktivitas yang tinggi," kata Gatot melalui keterangan tertulis, Senin (24/12/2018).
Selain itu, Kementan melakukan sejumlah studi banding di beberapa kota di AS seperti Illinois (Chicago), Indiana (Indianapolis), dan California (Woodland). Dalam kesempatan itu, Kementan menjajaki teknologi pengembangan komoditas jagung dan kedelai.
Menurut Gatot, saat ini AS telah menggunakan pupuk kotoran yang ramah lingkungan, dengan menggunakan zero discharge system. "Jadi mereka sudah menggunakan teknologi ramah lingkungan melalui injeksi dari bawah tanah," ucap Gatot.
Dalam rangkaian kunjungan itu, Kementan juga berkesempatan untuk melihat penerapan tekonologi irigasi persawahan terpadu di Woodland. Menurutnya, sistem irigasi terpadu dapat meningkatkan efektivitas penggunaan sumber daya.
"Kami bertemu langsung Direktur Indiana State Department of Agriculture untuk menggali lebih dalam dampak penerapan teknologi terkini yang sudah bersifat disruptive, serta sharing knowlegde terhadap manajemen produksi komoditas pangan yang bersifat mass production namun tetap efektif dan efisien menggunakan sumber daya yang memadai," tuturnya.
Editor : Rahmat Fiansyah
from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping http://bit.ly/2rTySqS
No comments:
Post a Comment