
JAKARTA, iNews.id - Saham Facebook anjlok lebih dari 3 persen pada penutupan perdagangan Jumat (28/9/2018) setelah perusahaan mengakui terjadi peretasan terhadap sistem keamanan oleh hacker.
VP Manajemen Produk Facebook Guy Rosen mengatakan, aksi hacker tersebut membuat hampir 50 juta akun menjadi korban. Perusahaan tersebut kini tengah melakukan penyelidikan awal.
"Tapi jelas bahwa penyerang (hacker) mengeksploitasi kerentanan dalam kode Facebook yang berdampak pada fitur 'View AS' yang seharusnya menampilkan profil kita menjadi seperti profil orang lain. Ini memungkinan mereka mencuri kode akses untuk mengambil alih akun orang-orang," kata Rosen, dikutip dari Business Insider, Sabtu (29/9/2018).
BACA JUGA:
Facebook Kena Hack, 50 Juta Akun Jadi Korban
Saham Facebook Anjlok, Kekayaan Zuckerberg Hilang Rp220 T dalam Sehari
Pernyataan Rosen mengonfirmasi adanya celah yang sebelumnya diutarakan oleh Chang Chi-yuan, hacker asal Taiwan. Lewat akun Facebooknya, dia mengaku telah menemukan bug pada kode Facebook dan berencana melakukan live streaming menghapus akun milik Founder dan CEO Facebook, Mark Zuckerberg.
Namun, Chang kepada Bloomberg membatalkan rencana tersebut dan dia akan menunjukkannya kalau Facebook memberikannya hadiah.
Langkah Chang tersebut membuat saham Facebook dalam tekanan sejak Kamis (27/9/2018) dan memperpanjang sentimen negatif terhadap emiten teknologi itu pada tahun ini. Sejak awal 2018, saham Facebook sudah turun 10 persen.
Editor : Rahmat Fiansyah
from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2IpOqKm
No comments:
Post a Comment