
OTTAWA, iNews.id - Kanada akan mengurangi jumlah staf kedutaan besarnya di Kuba setelah penyakit misterius menyerang beberapa orang di sana.
Pengujian medis menunjukkan, ada 14 orang Kanada yang terkena penyakit misterius setelah kemunculan gejala-gejala yang tidak biasa pada November lalu.
Kantor luar negeri Kanada menyatakan, jumlah staf saat ini akan dkiurangi hingga setengahnya sebagai hasil dari laporan medis itu. Menurut Associated Press, jumlah staf akan dukurangi dari sekitar 16 menjadi delapan orang.
Staf Amerika Serikat (AS) juga terkena penyakit itu; yang menyebabkan pusing, mual dan kesulitan berkonsentrasi.
Kanada sebelumnya mengabaikan gagasan soal "serangan sonik" sebagai penyebab penyakit itu. Teori itu diungkapkan oleh kementerian luar negeri AS tahun lalu.
"Karyawan, pasangan, dan tanggungan di kedutaan termasuk di antara yang terkena dampak, serta semuanya akan menerima perawatan medis yang berkelanjutan," demikian pernyataan yang dikeluarkan oleh Global Affairs Kanada, seperti dilaporkan BBC, Kamis (31/1/2019).
Lembaga itu juga menyebut kedutaan akan tetap buka meski beberapa layanan akan terpengaruh.
Kanada memulangkan keluarga diplomatik dari Havana pada April lalu setelah beberapa anak di bawah umur mulai menunjukkan gejala penyakit aneh.
Lebih dari satu juta orang Kanada mengunjungi Kuba setiap tahun, tetapi tidak ada bukti bahwa mereka berisiko terkena penyakit itu.
Kuba berulang kali membantah terlibat dalam dan Kanada menyatakan bekerja sama erat dengan Kuba sejak masalah kesehatan pertama kali terungkap pada 2017.
Gejala serupa juga terjadi pada staf kedutaan AS di China.
Sebuah rilis Departemen Luar Negeri tahun lalu mengatakan orang-orang harus memperhatikan "setiap gejala atau peristiwa fisik yang tidak biasa, tidak dapat dijelaskan, pendengaran atau sensorik".
Namun, seorang ilmuwan AS dan Inggris menyebutkan teori lain, yakni soal bising serangga.
Editor : Nathania Riris Michico
from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping http://bit.ly/2Gap97X
No comments:
Post a Comment