JAKARTA, iNews.id – Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi–Ma’ruf, Abdul Kadir Karding, mengaku tidak meragukan kemampuan calon wakil presiden Ma’ruf Amin dalam menghadapi debat kandidat pada Kamis (17/1/2019) ini. Sebab, Ma’ruf sudah terbiasa dengan tradisi debat yang terdapat dalam lingkungan kultur Nahdlatul Ulama (NU).
“Kalau Kiai Ma’ruf dalam debat beliau jago. Di NU ada dua tradisi yang sering dilakukan. Pertama halaqah, (yaitu) diskusi debat tentang satu hal. Yang kedua bahtsul masail, artinya perdebatan mengenai soal fikih tertentu, peraturan hukumnya seperti apa, lalu lahirlah fatwa, lahirlah rekomendasi PBNU dan sebagainya,” kata Karding di Jakarta, Minggu (13/1/2019) malam.
Dengan tradisi NU tersebut, dia menilai kemampuan Ma’ruf dalam berdebat sudah tidak perlu diragukan lagi. Akan tetapi, yang masih menjadi masalah bagi Ma’ruf, menurut Karding, adalah durasi waktu debatnya.
“Dalam soal debat, Kiai (Ma’ruf) tidak ada masalah. Problem Kiai ada di durasi waktu. Beliau terbiasa debat dengan waktu yang panjang,” tutur Karding.
BACA JUGA:
Pakar: Satgas Kasus Novel Telat, tapi Mending daripada Tidak
Terbiasa Debat Fikih, Ma'ruf Amin Kini Dilatih TKN Hadapi Debat Capres
Pakar: Kalau Debat Capres Sudah Diskenariokan, Itu Namanya TV Show
Secara perinci, dia menjelaskan, tim debat TKN Jokowi–Ma’ruf telah melakukan simulasi agar Ma’ruf dapat memilih kata yang tepat untuk digunakan dalam debat kandidat nanti. “Tim menyampaikan bahwa nanti itu penyampian visi itu tiga menit. Kalau Kiai mau ngomong harus dibatasi, memilih kata yang tepat untuk menyampaikan pesan yang ingin disampaikan. Supaya gampang dicerna memiliki daya tarik dan hoop yang tinggi,” ujarnya.
Terkait dengan konten debat, Karding mengatakan, jawaban yang sebelumnya telah diberikan oleh tim debat dikritisi kembali dan ditambahkan oleh Ma’ruf. “Malah dalam banyak hal, jawaban yang sudah kami buat itu dikritisi dan diperkaya oleh Kiai. Hampir seluruh poin itu pasti diperkaya,” ungkap politikus PKB itu.
Debat perdana antarpasangan capres–cawapres Pemilu 2019 akan digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Kamis (17/1/2019) ini. Acara debat tersebut mengangkat isu seputar hukum, HAM, korupsi, dan terorisme.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping http://bit.ly/2CnPVq2
No comments:
Post a Comment