JAKARTA, iNews.id - Pasar modal adalah salah satu sumber pendanaan yang penting untuk membangun ekonomi. Untuk itu, pasar modal perlu diperkuat.
"Indonesia perlu membangun pasar modal dengan kuat, karena merupakan sumber pembiayaan jangka panjang dan termurah. Jadi, akan tercipta suatu keseimbangan antara utang dan modal,” kata Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo (HT) dalam CEONetworking 2018 ‘Embrance Networking and Synergy to Compete Globally’ di Jakarta, Senin (3/12/2018).

HT sebelumnya pernah menyatakan, perlunya mendorong perusahaan skala besar hingga UKM untuk go public di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pasar modal dinilainya bisa mendorong perusahaan naik kelas, sehingga tercipta lapangan pekerjaan.
Menurut HT, penciptaan lapangan kerja sebanyak-banyaknya dibutuhkan bagi Indonesia yang mengalami bonus demografi, dimana pertumbuhan penduduk pesat dan mayoritas berusia muda. Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi bisa merata ke seluruh lapisan masyarakat di Tanah Air.
Saat ini, berdasarkan data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), jumlah investor yang tercatat lewat Single Investor Identification (SID) baru mencapai 1.567.869 SID. Angka ini jauh dari total penduduk Indonesia yang mencapai 260 juta jiwa.
Direktur Utama BEI, Inarno Djayadi mengatakan, sebagian besar nvestor pasar modal saat ini merupakan kelompok milenial. Dari emiten, sudah ada 53 perusahaan melakukan initial public offering (IPO) sepanjang 2018, .
“Ini pencapaian tertinggi sejak 1998 dan pasar modal tertinggi di Asia,” katanya.
Inarno mengatakan, BEI akan terus menggenjot jumlah investor dan emiten di pasar modal. Salah satunya, yaitu dengan mengembangkan IDX Incubator untuk mendukung perusahaan-perusahaan startup.
“Kami menyiapkan pasar khusus untuk menggalang dana UKM lewat papan akselerasi,” ujar Inarno.

CEONetworking 2018 diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan KSEI. Acara ini dihadiri Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan para CEO dari emiten di pasar modal.
Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi mengatakan konsolidasi di sektor fiskal terus dilakukan dan telah berjalan dengan baik.
“Mungkin satu tahun belakangan ini konsolidasi sektor fiskal, sektor moneter dan pelaku-pelaku industri, pelaku usaha dan pelaku pasar berjalan dengan baik. Konsolidasi seperti ini terus dilakukan dan akan memberikan sebuah hasil yang konkret dan kelihatan,” ujarnya.
Lewat CEONetworking, para CEO diharapkan dapat bersinergi dan menggali potensi dari perkembangan ekonomi dalam mendukung kegiatan perusahaan. Selain itu, para CEO juga diharapkan terus mendukung kemajuan pasar modal Indonesia.
Editor : Rahmat Fiansyah
from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2Ssv1wd
No comments:
Post a Comment