Pages

Sunday, September 2, 2018

Maruf Amin: Indonesia Negara Kesepakatan, Bukan Negara Islam

JAKARTA, iNews.id – Indonesia berdiri di atas keberagaman para penduduknya. Indonesia tidak memberikan ruang bagi khilafah yang menginginkan Indonesia menganut sistem pemerintahan dan dasar hukum syariat Islam.

Bakal cawapres yang juga Rais Aam PBNU KH Maruf Amin menegaskan, sistem kepemimpinan khilafah ditolak karena menyalahi kesepakatan.

"Karena kita sudah punya kesepakatan (sistem negara), bahwa sistem negara kita adalah republik," kata Maruf di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Minggu (2/9/2018).

BACA JUGA: Maruf Amin Bertemu Hary Tanoesoedibjo Bahas Arus Baru Ekonomi

Maruf mengingatkan, khilafah merupakan sistem pemerintahan yang menjalankan sistem pemerintahannya dengan dasar hukum dan syariat islam. Indonesia, kata Maruf, berbeda dengan Arab Saudi. Indonesia memiliki keberagaman yang besar sehingga negara ini jelas bukanlah negara islam.

"Bagi kita negara ini, memang bukan negara islam. Tapi negara kesepakatan. Saya menyebutnya negara kesepakatan. Oleh karena itu, islam Indonesia ini islam yang butuh dengan disertai kesepakatan," ujar Maruf.

Dalam kesempatan ini Maruf meminta dukungan agar Presiden Joko Widodo diberi kesempatan untuk memimpin periode kedua. Dirinya yakin ada perubahan ekonomi yang dibuat jika Jokowi terpilih kembali di Pilpres 2019. Selain itu, bangsa ini juga perlu membangun karakter agar tidak terpecah.

"Seharusnya beliau diberikan kesempatan untuk lima tahun kedua sehingga sempurna untuk menyiapkan landasan yang kuat, melakukan tinggal landas oleh generasi muda pimpinan nasional, generasi milenial," ujar Maruf.

Editor : Zen Teguh

Let's block ads! (Why?)

from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2LPdLxt

No comments:

Post a Comment