
GUANGZHOU, iNews.id - Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting tergabung di grup A yang merupakan grup neraka BWF World Tour Finals 2018. Dia menyadari perjuangannya akan menyulitkan.
Pada ajang yang dimulai Rabu (12/12/2018) di Guangzhou itu, Anthony harus bersaing dengan Chou Tien Chen asal Taiwan, Shi Yuqi dari China dan wakil Korea Selatan Son Wan-ho. Di laga pertama, Anthony akan menghadapi Chou.
Jika menilik 7 pertemuan terakhir, pemain peringkat tujuh dunia itu mampu menang 4 kali. Tetapi, pada pertemuan terakhir di Korea Terbuka 2018, Anthony mengakui keunggulan Chou dengan skor 13-21 dan 11-21.
“Hasil undiannya kalau dibilang berat ya berat. Di grup B juga berat, soalnya pesertanya kan top 8 yang terbaik tahun ini. Menurut saya semua lawan tidak bisa dibilang mana yang paling berat, karena semua berat, tidak ada yang mudah dikalahkan, tak ada yang bisa dipastikan mendapat poin kemenangan,” katanya di laman resmi PBSI.
Walau menghadapi lawan berat, pebulu tangkis berusia 22 tahun tersebut juga memiliki peluang yang sama dengan lawannya. Selain itu, Anthony menganggap pemain dengan persiapan paling matang bakal menjadi yang terbaik.
“Semua punya kans dan kesempatan yang sama untuk menang. Semua hanya bisa ditentukan di lapangan nanti. Siapa yang paling siap, dia yang akan menang,” ujarnya.
Sementara itu, wakil Indonesia lainnya Tommy Sugiarto tergabung di Grup B. Dia bakal bersaing dengan wakil Jepang Kento Momota, Kantaphon Wangcharoen dari Thailand dan Sameer Verma asal India.
Editor : Haryo Jati Waseso
from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2C4vWgY
No comments:
Post a Comment