
RIYADH, iNews.id - Cendekiawan Arab Saudi yang juga anggota Saudi Council of Senior Scholars, Sheikh Abdullah bin Sulaiman Al Manae, memprediksi awal Ramadan serta Syawal atau Idul Fitri 1440 H.
Menurut Abdullah, berdasarkan penghitungan, Syaban akan berlangsung selama 30 hari, sedangkan Ramadan 29 hari. Artinya, kemungkinan besar umat Islam, setidaknya di Saudi, akan berpuasa 29 hari pada tahun ini.
"Saya membuat pernyataan ini mengikuti pernyataan sebelumnya tentang awal dan akhir bulan-bulan (Hijriah)," kata Abdullah, dalam pernyataan, seperti dikutip dari Khaleej Times, Senin (4/3/2019).
Menurut dia, datangnya Ramadan sebenarnya sudah bisa diprediksi sejak awal Muharram 1440 H. Tak hanya Ramadan, bulan lain termasuk Dzulhijjah, di mana umat Islam seluruh dunia melaksanakan ibadah haji, juga sudah bisa diperkirakan.
Dia sudah memperhitungkan prediksi datangnya hari besar bagi umat Islam sejak 1415 H.
"Jumadil Akhir, Rajab, Syaban, Ramadan, Syawal, Dzulhijjah, sampai Muharram lagi, setiap tahun, dimulai pada 1415 H, di mana itu berpengaruh pada kemunculan hilal pada setiap bulan berikutnya," kata dia.
Untuk tahun ini, lanjut dia, umat Islam diperkirakan akan memulai ibadah puasa Ramadan pada 6 Mei 2019 sampai 29 hari kemudian.
Penentuan awal Ramadan bisa berbeda antara satu negara dengan lainnya karena perbedaan cara atau pedoman dalam menentukan datangnya hilal. Hal ini menyebabkan awal Ramadan dan Idul Fitri bisa berbeda-beda.
Editor : Anton Suhartono
from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2C5fqNn
No comments:
Post a Comment