Pages

Thursday, November 15, 2018

Kuartal III-2018, Transaksi Uang Elektronik Naik 300,4 Persen

JAKARTA, iNews.id - Bank Indonesia (BI) mencatat transaksi uang elektronik pada triwulan III-2018 mengalami peningkatan signifikan sebesar 300,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Peningkatan tersebut sejalan dengan pesatnya pertumbuhan e-commerce dan financial technology (fintech).

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, di zaman serbadigital ini, masyarakat mulai memanfaatkan platform e-commerce dan fintech untuk memenuhi segala kebutuhannya. Selain itu, transaksi secara elektronik ini dianggap lebih memudahkan dan menghemat waktu.

"Hal ini didorong menguatnya preferensi masyarakat bertransaksi melalui platform teknologi finansial (tekfin) dan e-commerce," kata Perry dalam Konferensi Pers di kantornya, Kamis (15/11/2018).

Secara keselurahan, BI mencatat transaksi masyarakat menggunakan ATM-Debit, Kartu Kredit, dan uang elektronik mengalami peningkatan sebesar 9,6 persen dari tahun sebelumnya. Tak hanya itu, transaski pembayaran tunai juga menunjukkan kondisi yang positif.

BI mencatat dari sisi pembayaran tunai, posisi uang yang diedarkan (UYD) tumbuh 10,7 persen year on year. Sementara itu, sistem pembayaran nontunai wholesale mencatatkan angka penurunan jika dibanding tahun lalu.

"Sistem pembayaran nontunai wholesale, rata-rata harian nominal transaksi BI Real Time Gross Settlement (RTGS) menurun sebesar 2,3 persen year on year," kata Perry.

Sementara pada sistem pembayaran ritel rata-rata harian nominal kliring melalui Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia tumbuh 7,3 persen yoy, meningkat dari pertumbuhan triwulan sebelumnya yang sebesar 3,08 yoy.

"BI akan terus memastikan kelancaran dan ketersediaan sistem pembayaran nasional, baik sistem yang dioperasikan oleh BI maupun oleh industri, sehingga dapat mendukung upaya menjaga stabilitas makroekonomi," tutur Perry.

Editor : Ranto Rajagukguk

Let's block ads! (Why?)

from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2zTs1kR

No comments:

Post a Comment