Pages

Tuesday, October 30, 2018

Kota Depok Akan Bangun Hunian Vertikal di Beberapa Kawasan

JAKARTA, iNews.id – Pertumbuhan penduduk suatu kota menyebabkan luas lahan makin lama kian sempit. Semakin banyak jumlah penduduk, makin meningkat pula kebutuhan akan perumahan. Ini pula yang dialami Kota Depok, Jawa Barat.

Persoalan ini mesti dipecahkan. Bila tidak, kesemrawutan dan hilangnya lahan produktif hanya tinggal waktu. Menjawab hal ini, Pemkot Depok berencana mengembangkan pembangunan rumah vertikal di beberapa kawasan.

Keinginan itu sesuai dengan visi Wali Kota Depok Mohamad Idris, yakni menciptakan Kota Depok yang ramah bagi masyarakatnya.

"Memang ke depan kita akan kembangkan tentang masalah hunian vertikal di Depok," kata Idris dalam acara Indonesia Visionary Leader Season 3, di Gedung SINDO, Jakarta Pusat, Selasa (30/10/2018).

BACA JUGA: Koran SINDO dan Sindonews Kembali Gelar Indonesia Visionary Leader

Namun, kata dia, pengembangan pembangunan hunian vertikal di kota belimbing ini terbentur dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Depok.

Idris menjelaskan, setiap pendirian rumah bertingkat harus ditunjang dengan jalan yang memiliki lebar minimal 24 meter. "Tapi vertikal ini juga ada aturannya. Tidak bisa dilakukan pembangunan vertikal kalau memang lebar jalannya belum minimal (mencapai) 24 meter," ujarnya.

Kendala lainnya adalah pembebasan lahan yang terbilang cukup mahal. Untuk itu memang perlu peran serta dari pemerintah pusat untuk mewujudkan rencana tersebut.

"Yang mahal pembebasan lahannya bukan pelebaran jalannya," ujarnya. Selain hunian, Idris pun memiliki gagasan mengenai kemacetan yang terjadi di Kota Depok.

Menurut dia, kemacetan karena jalan dari Utara ke Selatan relatif lebih banyak ketimbang dari Barat ke Timur. Dari Barat ke Timur hanya ada sedikit jalan raya, yaitu Sawangan dan Jalan Tole Iskandar.

"Ini yang kita minta juga, kita usulkan juga pemerintah bisa membantu kita dalam hal meneruskan Jalan Juanda. Jalan Juanda nanti kita teruskan sampai ke Cinere, bukan jalan tol, termasuk juga jalan di Terminal Jati Jajar kita bisa membebaskan lahan untuk bisa masuk ke Jati Asih," tuturnya.

Editor : Zen Teguh

Let's block ads! (Why?)

from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2Pub5va

No comments:

Post a Comment