Pages

Tuesday, September 18, 2018

Produksi Melimpah, Harga Cabai dan Bawang Merah Anjlok

SEMARANG, iNews.id - Harga cabai dan bawang merah turun dalam beberapa minggu terakhir akibat produksi yang melimpah.

Harga bawang merah di tingkat petani sentra produksi seperti Brebes, Indramayu, Tegal, Kendal, Pati, dan Bima berada di kisaran biaya produksi Rp 11.000-12.000 per kilogram (kg), bahkan ada yang lebih rendah. Padahal, pemerintah melalui Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 27 tahun 2017 telah menetapkan harga bawang merah Rp 15.000/kg untuk gedengan basah.

Setali tiga uang, harga aneka cabai juga hampir serupa. Harga cabai Rp12.000-16.000 per kg di tingkat petani dengan biaya produksi sekitar Rp11.000-12.000 per kg. Sementara biaya upah petik Rp80.000 per hari.

Mengantisipasi hal tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelar rapat gabungan bersama stakeholder terkait. Hasil rapat itu memutuskan seluruh aparatur sipil negara (ASN), termasuk TNI/Polri dan karyawan BUMN/BUMD di Jawa Tengaha untuk membeli langsung paket dari petani lewat Korpri Jawa Tengah. Paket ini berisi 1 kg bawang merah dan 1 kg aneka cabai.

Harga bawang merah dibanderol Rp15.000 per kg, sementara aneka cabai, yakni campuran antara cabai rawit merah dan cabai keriting, dihargai Rp19.000 per kg.

Ketua Asosiasi Petani Champion Cabai Indonesia Tunov Mondro Atmojo mengapresiasi upaya konkret Pemprov Jateng. Dia menilai, langkah tersebut wajar diambil untuk menyeimbangkan kepentingan petani dan konsumen.

"Meskipun tidak terlalu besar dampaknya, perhatian pemerintah, instansi dan masyarakat dalam aksi konkrit seperti ini membantu membangkitkan semangat mental petani,” katanya di Semarang, Rabu (19/9/2018).

Senada, petani bawang merah yang juga pengurus Asosiasi Bawang Merah Indonesia Cabang Kendal Ahmad Sholeh, mendukung langkah Pemprov Jateng menstabilkan harga bawang merah yang kini anjlok. Pasalnya, semua petani bawang merah sentra produksi saat ini gelisah. Bahkan petani Bima menggelar demo memprotes anjloknya harga bawang.

"Kami tidak ingin ribut-ribut. Kami menempuh cara lebih konkrit seperti Pemprov Jawa tengah ini,” ucap Sholeh.

Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian Suwandi, meminta semua pihak peduli terhadap penurunan harga bawang merah dan cabai saat ini.

“Kami sudah bersurat, berkoordinasi dan bersama champion menyalurkan produk ini ke daerah konsumsi," kata dia.

Saran lainnya itu melakukan hilirasasi dan mengolah produk turunan skala rumah tangga, memanfaatkan teknologi penyimpanan, mengembangkan pasar lelang di level farm gate, sekaligus menggandeng dua eksportir untuk menyerap bawang hingga 30 hingga 40 ton per hari.

Editor : Rahmat Fiansyah

Let's block ads! (Why?)

from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2PM1MmB

No comments:

Post a Comment