
MONAKO, iNews.id – Pembalap tim Formula One (F1) Mercedes-AMG Lewis Hamilton kesal dirinya dan para peraingnya tidak diminta pertimbangan dalam memilih lintasan F1. Pasalnya, dia menganggap musim ini kerap membosankan.
Sejumlah balapan memang tak memberikan banyak aksi di lintasan, karena pembalap kesulitan mendapat peluang untuk menyalip di sejumlah lintasan.
Hamilton menuduh pihak penyelenggara memilih serampangan, demi bisa mengadakan balapan di negara tertentu.
Keadaan itu terbukti di Grand Prix (GP) Prancis, yang baru kembali ke kalender F1 pada 2017 silam. Pihak penyelenggara menunjuk Sirkuit Paul Ricard, yang mana minim aksi saling menyalip. Padahal, Prancis memiliki lintasan lain seperti Sirkuit Le Mans dan Magny Cours.
Hamilton berharap pihak penyelenggara F1 bisa lebih bijak dalam menentukan lintasan tuan rumah. Dia merasa pembalap juga harus dilibatkan, agar bisa memberikan persaingan yang ketat kepada pendukungnya.
“Sebagai pembalap, kami lebih tahu lintasan mana yang memberikan peluang untuk mendahului atau tidak. Saya sadar tidak banyak pilihan lintasan untuk menggelar balapan. Tetapi, lintasan yang mereka pilih untuk masa depan tidak memberikan balapan yang menarik,” kata Hamilton kepada Motorsport.
Pembalap asal Inggris itu kini meminta agar negara calon penyelenggara F1 memiliki sirkuit yang memadai. Dia tidak mau sebuah negara memaksakan keadaan, dan menyediakan sirkuit yang membosankan, akibat tak ada ruang untuk menyalip.
“Balapan tahun ini tidak terlalu menarik. Pembalap kesulitan untuk bisa mengikuti lawan, dan berjalan seperti kereta. Mana yang lebih baik, balapan di negara baru atau sirkuit dengan sejarah bagus, seperti Silverstone? Kami harus mencari pilihan baru, jika ingin balapan di negara baru” ujarnya.
Editor : Abdul Haris
from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2GmPU8C
No comments:
Post a Comment