
JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpotensi kembali melemah. Pada perdagangan sebelumnya IHSG ditutup turun 0,16 persen di level 6.310.
Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, berdasarkan indikator, MACD sudah berada di area positif. Namun demikian, terlihat bahwa Stochastic sudah membentuk pola dead cross di area overbought.
"Di sisi lain, terlihat pola bearish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support," ujarnya, Kamis (27/6/2019).
Sementara itu, berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.297 hingga 6.285. Kemudian, resistance pertama maupun kedua memiliki range level 6.328hingga 6346.
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:
- AKRA. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. r. “Akumulasi Beli” pada area level 4060 – 4100, dengan target harga secara bertahap di level 4120, 4200, 4310, 4550 dan 4800. Support: 4060 & 4010.
- CTRA. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1050 – 1070, dengan target harga secara bertahap di level 1095, 1215 dan 1335. Support: 1040 & 1000.
- DOID. Terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area 500 – 515, dengan target harga secara bertahap di level 525, 555, 585 dan 620. Support: 492.
- HMSP. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 3180 – 3200, dengan target harga secara bertahap di level 3250, 3320, 3380 dan 3440. Support: 3150 & 3100.
- IMAS. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 2520 - 2540, dengan target harga secara bertahap di level 2650 dan 2750. Support: 2450 & 2400.
- MYOR. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 2460 – 2480, dengan target harga secara bertahap di level 2520, 2550, 2600, 2710 dan 2820. Support: 2460 dan 2430.
Editor : Rahmat Fiansyah
from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2IRgV5z
No comments:
Post a Comment