
JAKARTA, iNews.id - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin batal mengajukan Koordinator . Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding beralasan pembatalan itu dimaksudkan supaya panelis debat yang diajukan dua kubu capres-cawapres berimbang.
Selain itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mempertimbangkan untuk membatalkan Bambang Widjajanto sebagai panelis dalam acara debat yang digelar pada 17 Januari mendatang.
"Karena Mas Bambang dianggap memiliki polemik dan menjadi pertanyaan, karena Mas Bambang pernah kena hukum pidana, walau kemudian di deponering oleh Pak Jokowi. Itu kemudian menjadi alasan KPU kemudian mempertimbangkan untuk menghapus," kata Karding saat dihubungi wartawan, Sabtu (5/1/2019).
BACA JUGA:
Demi Independensi, Ketua KPK Tak Akan Hadiri Debat Perdana Capres
KPU Tetapkan 6 Panelis Debat Perdana Pilpres
Dalam menyusun daftar panelis yang berimbang, dia menambahkan, Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin mengusulkan Adnan Topan. "Maka usulan yang dilakukan oleh TKN yaitu Mas Topan juga didrop. Jadi itu yang menjadi alasan kenapa dari Mas Topan dan Mas Bambang didrop. Jadi itu kesepakatan semua pihak," ujarnya.
Beberapa waktu lalu, dalam akun Facebook probadinya Koordinator Indonesian Corruption Watch (ICW), Adnan Topan Husodo mengklaim namanya sempat masuk dalam daftar panelis, namun dicoret dari daftar panelis debat pertama.
"ICW dicoret dari panelis debat pertama capres, padahal besok adalah rapat pertama panelis. Alasan KPU, keputusan mendadak ini kesepakatan tim paslon 1 dan paslon 2," ungkap Adnan pada Jumat (4/1/2019).
Adnan mengungkapkan dirinya terkejut mendengar kabar pencoretan namanya. Meskipun demikian, dirinya memahami maksud dari keinginan tim pasangan calon Jokowi-Ma'ruf maupun Prabowo-Sandi mencoret namanya lantatan konsisi pilitik yang terus berubah.
"Kami tak perlu menduga apapun, yang pasti ketika KPU meminta kami ambil bagian dalam proses demokratisasi ini, kami sangat terbuka terlibat, jika pun tidak, kami tetap memiliki peran yang sama tanpa diminta oleh siapa pun," katanya menegaskan.
Editor : Djibril Muhammad
from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping http://bit.ly/2F9L0wn
No comments:
Post a Comment