Pages

Wednesday, January 2, 2019

Sekolah China Berlakukan Seragam Pintar demi Lacak Keberadaan Siswa

BEIJING, iNews.id - Sekolah-sekolah di China mulai memberlakukan "seragam pintar" dengan chip computer yang tertanam untuk memantau pergerakan siswa dan mencegah mereka dari bolos sekolah.

Sebanyak 11 sekolah di provinsi barat daya Guizhou memberlakukan seragam yang dikembangkan oleh perusahaan teknologi lokal, Guizhou Guanyu Technology, ini.

Ketika siswa memasuki sekolah, waktu dan tanggal direkam bersama dengan video pendek yang bisa diakses orangtua melalui aplikasi seluler.

Pengenalan wajah lebih lanjut memastikan bahwa masing-masing dikenakan oleh pemiliknya yang sah untuk mencegah siswa dari menipu sistem.

Membolos akan memicu alarm untuk memberi tahu guru dan orangtua, dan alarm suara otomatis diaktifkan jika siswa keluar dari sekolah tanpa izin. Sistem GPS juga akan melacak pergerakan siswa bahkan di luar halaman sekolah.

Kepada Global Times, pihak produsen menyatakan kedua chip, yang dimasukkan ke bahu masing-masing seragam, bisa bertahan hingga 500 kali pencucian dan dalam suhu 150 derajat Celcius.

Sistem GPS mampu melacak pergerakan siswa bahkan di luar sekolah. (Foto: Weibo)

Media The Epoch Times melaporkan, alarm juga akan berbunyi jika seorang siswa tertidur di kelas, sementara orangtua bisa memantau pengeluaran anak mereka di sekolah dan menetapkan batas pengeluaran melalui aplikasi seluler.

"Seragam itu fokus pada masalah keselamatan, dan menyediakan metode manajemen cerdas yang menguntungkan siswa, guru, dan orangtua," demikian pernyataan perusahaan lewat media sosial Weibo.

Manajer pemasaran Guanyu Technology juga menyombongkan kemampuan seragam itu pada akun Weibo pribadinya.

"Anda pergi saja ke sekolah dan tanyakan satpam berapa siswa yang masuk hari ini. Dia pasti tidak bisa memberi Anda jawaban, tapi kami bisa," demikian bunyi unggahan tersebut.

Di situs-nya, perusahaan pengembang ini mengatakan seragam itu sepenuhnya mengimplementasikan kebijakan negara bagian untuk secara aktif membangun kampus pintar dan manajemen pendidikan cerdas untuk pengembangan pendidikan.

Dalam beberapa tahun terakhir, China secara teratur menyerukan kepada semua sekolah untuk mengembangkan "kampus pintar" dalam upaya mendorong digitalisasi pendidikan.

Pengenalan wajah memastikan bahwa tiap seragam dipakai oleh pemilik aslinya. (Foto: VCG/VCG VIA GETTY IMAGES)

Terlepas dari semua manfaat yang diklaim oleh perusahaan itu, seragam tersebut memicu beragam reaksi di media sosial.

"Jika Anda seorang anak, apakah Anda ingin dipantau 24 jam sehari?" tanya seorang pengguna Weibo dengan nama panggilan Sangguo_Sunny.

"Apakah anak-anak tidak memiliki hak asasi manusia dan privasi?" kata pengguna lain bernama Dawson-HO.

Namun, blogger Yi Zhi Sirius membela seragam baru itu.

"Seragam itu akan berguna ketika menyangkut pencarian siswa yang hilang," kata dia.

Berbicara kepada Global Times, Lin Zongwu, kepala Sekolah SD Renhuai 11 di Guizhou, mengatakan sekolah memiliki kemampuan untuk melacak siswa setiap saat. Pihak sekolah, kata dia, menggunakan teknologi ini dengan efektif.

"Kami memilih untuk tidak memeriksa lokasi akurat dari siswa setelah sekolah usai, tapi ketika siswa menghilang dan bolos, seragam ini bisa melacak mereka," ujar Lin.

Dia juga menambahkan, tingkat kehadiran siswa meningkat sejak seragam pintar ini diberlakukan.

Perusahaan Guanyu Technology juga menanggapi kritik dari masyarakat. Mereka menegaskan pihak perusahaan menghormati dan melindungi hak asasi manusia.

"Seragam pintar tak melacak setiap gerakan siswa setiap saat," tulis perusahaan itu.

Editor : Nathania Riris Michico

Let's block ads! (Why?)

from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping http://bit.ly/2BUeURw

No comments:

Post a Comment