
NEW YORK, iNews.id - Harga minyak menguat pada Rabu (2/1/2019) waktu setempat di tengah tanda-tanda bahwa produsen minyak utama telah mengurangi produksi.
Mengutip Xinhua, Kamis (3/1/2019), ekspor minyak mentah dari Arab Saudi diamati turun sekitar 0,5 juta barel per hari (bph) dari November menjadi 7,253 juta bph pada Desember. Januari juga menandai dimulainya pemangkasan produksi oleh Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya.
Pada pertemuan pada bulan Desember, OPEC dan beberapa produsen minyak utama lainnya, termasuk Rusia, berjanji untuk memotong produksi sebesar 1,2 juta bph dan efektif mulai Januari 2019.
Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Februari naik 1,13 dolar AS menjadi 46,54 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange,
Sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman Maret naik 1,11 dolar menjadi ditutup pada 54,91 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.
Harga minyak mengalami gejolak sepanjang 2018. Untuk tahun tersebut, minyak mentah AS anjlok hampir 25 persen, sementara Brent turun hampir 20 persen.
Editor : Ranto Rajagukguk
from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping http://bit.ly/2Radugg
No comments:
Post a Comment