Pages

Friday, January 4, 2019

Power Bank Meledak di Pesawat Royal Brunei Airlines saat Mengudara

BANDAR SERI BEGAWAN, iNews.id - Sebuah power bank meledak di kabin pesawat Royal Brunei (RB) Airlines saat tengah mengudara. Beruntung insiden itu tidak membuat pesawat mengalami petaka.

Semua penumpang dan awak pesawat pesawat juga tidak terluka.

Pihak maskapai nasional Brunei tersebut mengonfirmasi bahwa kejadian itu berlangsung pada Kamis (3/1/2019) malam.

Insiden ini pertama kali diketahui publik dari sebuah posting-an pengguna Facebook, yang menunjukkan video dan gambar saat peristiwa terjadi. Posting-an itu sudah dibagikan lebih dari 4.400 kali.

Video dan gambar menunjukkan, kabin penerbangan dipenuhi dengan asap dan penumpang menutupi hidung dan wajah mereka. Sementara itu, para pramugari dengan tenang memadamkan kebakaran kecil akibat ledakan power bank.

Dalam unggahan itu, pengguna Facebook Francis Ngu Hown Hua juga memuji anggota kru RB Airlines atas profesionalisme dan ketenangan mereka saat menangani situasi yang genting.

Penerbangan RB BI636 sedang dalam perjalanan dari Hong Kong menuju Bandar Seri Begawan saat insiden terjadi. Pesawat berhasil mendarat di tujuannya dengan aman dan sesuai jadwal.

"Kru kabin kami dilatih untuk mengikuti prosedur operasi standar untuk menangani insiden seperti itu secara profesional dan untuk memastikan keselamatan tamu kami setiap saat. Kami membawa peralatan keselamatan yang direkomendasikan di atas pesawat setiap saat," demikian pernyataan pihak maskapai, seperti dilaporkan The Star, Sabtu (5/1/2019).

Maskapai Brunei itu juga menyoroti pentingnya keselamatan para penumpang dan mengeluarkan seruan untuk menyimak "Guide to Dangerous Goods", sebuah panduan untuk barang berbahaya di bagasi atau barang bawaan sesuai dengan Peraturan Barang Berbahaya Asosiasi Transportasi Udara Internasional di situs www.flyroyalbrunei.com.

Editor : Nathania Riris Michico

Let's block ads! (Why?)

from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping http://bit.ly/2GWN2BN

No comments:

Post a Comment