
PERTH, iNews.id - Petenis asal Swiss Roger Federer mengakui rivalnya Novak Djokovic dari Serbia menjadi kandidat terkuat untuk memenangkan Australia Terbuka 2019, yang dimulai Senin (14/1/2019). Padahal, Federer memegang status juara bertahan turnamen grand slam tersebut.
Federer sudah enam kali memenangkan Australia Terbuka, termasuk dua diantaranya diraih pada 2017 dan 2018. Namun, predikat petenis nomor satu dunia kini dipegang oleh Djokovic, meski sempat absen lama akibat cedera lutut pada 2017. Federer pun meyakini bakal sulit mengalahkan petenis Serbia itu.
“Tak diragukan, Novak akan menjadi unggulan di Australia Terbuka. Dia sangat kuat pada lima atau enam bulan terakhir. Dengan kelasnya, dia akan sulit dikalahkan begitu menemukan ritme,” kata Federer kepada Sky Sports.
Keyakinan petenis berusia 37 tahun itu didasarkan oleh pengalamannya sendiri. Pasalnya, dia sempat mengalami cedera lutut pada 2016, dan ragu bisa mengembalikan performa awalnya. Tetapi, kenyataannya Federer berhasil melakukannya.
“Menjuarai Australia Terbuka secara beruntun di usia 30-an merupakan kebanggaan tersendiri. Saya tidak pernah mengira mampu melakukannya,” ujarnya.
Walau menjagokan Djokovic, Federer yakin pemegang 10 besar dunia memiliki peluang untuk menjuarai Australia Terbuka. Federer kini berada di peringkat ketiga, sehingga kesempatan untuk mempertahankan titel juga masih terbuka.
“Saya masuk 10 besar, begitu juga yang lainnya. Saya masih belum tahu siapa lawan di putaran pertama. Tetapi, kandidat pemenangnya akan sama seperti biasa, dan saya salah satunya,” tutur pria yang baru saja membawa Swiss menjuarai Pialah Hopman.
Editor : Haryo Jati Waseso
from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping http://bit.ly/2RdnMMi
No comments:
Post a Comment