
MADRID, iNews.id - Kedok pria Kolombia yang berlaku sebagai pendeta jadi-jadian terbongkar setelah 18 tahun. Praktik ilegalnya itu terbongkar di Madrid, Spanyol, sebelum perayaan Natal.
Namun Keuskupan Cadiz dan Ceuta menyatakan bahwa jemaat yang sudah terlanjur dinikahkan dan dibaptis oleh Ibarra tetap sah. Hanya saja pengakuan dosa tidak berlaku.
"Perkawinan dan pembaptisan yang dilakukan oleh Miguel Angel Ibarra tetap sah tetapi pengakuan tidak, meskipun rahmat Tuhan bertindak pada umat beriman yang tertipu," kata juru bicara Keuskupan Cadiz dan Ceuta, dikutip dari AFP, Selasa (25/12/2018).
Ibarra pindah dari Kolombia ke Spanyol pada Oktober 2017. Dia diberi tanggung jawab untuk mengurus gereja di Medina Sidonia, daerah di selatan Andalusia berpenduduk 11.000 jiwa.
Menurut juru bicara, Ibarra mengaku sudah menjadi pendeta sejak 18 tahun lalu.
Keuskupan Spanyol menyatakan, pada 13 Desember para pejabat gereja Kolombia memberi tahu bahwa mereka menerima keluhan Ibarra memalsukan dokumen penahbisan. Setelah dilakukan penyelidikan menyeluruh, mereka menyimpulkan bahwa Ibarra tidak pernah ditahbiskan.
Dia lalu diperintahkan kembali ke keuskupan agung di Kolombia, Santa Fe de Antioquia.
Keuskupan Cadiz dan Ceuta mengatakan, pihaknya menyesalkan peristiwa ini karena dapat memengaruhi umat paroki dan kredibilitas pendeta yang sudah ditahbiskan.
Seperti di negara-negara Eropa lain yang semakin sekuler, Spanyol kesulitan mendapatkan pendeta dalam beberapa tahun terakhir sehingga terpaksa mendatangkan dari luar negeri. Biasanya dari negara bekas jajahan di Amerika Latin.
Editor : Anton Suhartono
from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping http://bit.ly/2EK21MP
No comments:
Post a Comment