Pages

Tuesday, December 25, 2018

Marak Sentimen Negatif, IHSG Diprediksi Mendatar hingga Akhir Tahun

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak mendatar dalam beberapa hari ke depan. Maraknya sentimen negatif diperkirakan lebih dominan dibandingkan efek window dressing yang biasa terjadi akhir tahun.

Analis Bina Artha Sekuritas, Nafan Aji memperkirakan, IHSG ditutup di kisaran 6.090 dan 6.200 pada akhir tahun. Meski secara teknikal masih bullish, pergerakan IHSG masih flat.

"Kenaikan tidak terlalu signifikan. Sebab market sepi karena liburan Natal dan Tahun Baru. Secara global seperti itu, jadi market sebenarnya diprediksikan flat," kata dia kepada iNews.id, Selasa (25/12/2018).

Pada akhir sesi perdagangan Jumat (21/12/2018), IHSG ditutup positif naik 0,26 persen di level 6.163,6. Bursa baru dibuka besok Rabu (26/12/2018) karena dalam dua hari terakhir libur cuti bersama dan Natal.

Sementara itu, Analis Senior CSA Research Institute Reza Priyambada melihat momentum penguatan IHSG mulai berkurang pada sisa tiga hari perdagangan.

"Sentimen global juga kurang mendukung, ditambah dengan sentimen The Fed dan government shutdown di AS," ujar Reza.

Kendati demikian, Reza menilai tidak tertutup kemungkinan IHSG bisa mengabaikan faktor global seperti tahun lalu. Saat iut, IHSG naik hingga 300 poin dari level 6.000 pada awal Desember 2017.

"Kalau asumsinya sama naik 300-an poin, seharusnya bisa sampai 6.400. Tapi saya kurang yakin bisa ke level 6.400 karena tekanan jual masih ada. Perkiraan saya, IHSG bisa mencapai 6.174-6.217 sudah cukup bagus," ujarnya.

Editor : Rahmat Fiansyah

Let's block ads! (Why?)

from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping http://bit.ly/2SjRFr1

No comments:

Post a Comment