Pages

Sunday, December 16, 2018

Jelang Akhir Tahun, Ini Beberapa Capaian Kementan Sepanjang 2018

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Pertanian (Kementan) menyampaikan beberapa capaian yang dicapai sepanjang 2018. Sejumlah indikator di sektor pertanian dinilai terus meningkat.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementan Kuntoro Boga Andri mengatakan, Penanaman Modal Asing (PMA) di triwulan II/2018 mencapai 54,3 ribu dolar AS. Sementara untuk Penyertaan Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai angka Rp405,1 juta.

"Investasi PMDN di subsektor unggas tercatat masih tinggi yakni 85,1 persen dan di peternakan sapi 14,9 persen. Sementara, investasi PMA di unggas adalah 46,9 persen dan peternakan sapi 50,1 persen. Sementara, komoditas serta jasa peternakan lain 3 persen," kata Kuntoro dalam ketarangan tertulisnya, dikutip Minggu (16/12/2018).

Selain PMA, ujar dia, nilai tukar petani (NTP) dan nilai tukar usaha peternakan (NTUP) selama empat tahun terakhir juga terus meningkat.

Pada 2014, NTP berada di angka 106,65 dan terus menanjak hingga Oktober 2018 menjadi 107,35. Sedangkan capaian NTUP pada 2014 111,00 juga ikut meningkat sampai Oktober 2018 menjadi 117,25.

Sementara itu, Direkturjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan I Ketut Diarmita menyebut, adanya pertumbuhan signifikan untuk penyerapan tenaga kerja di subsektor peternakan.

"Pada Juli 2018, jumlah tenaga kerja subsektor peternakan mencapai 4.831.210 orang atau terjadi peningkatan 27,3 persen dibandingkan tahun 2017," kata Ketut.

Lalu, ekspor subsektor peternakan pada 2018 juga diperkirakan mengalami peningkatan sebesar 41,32 persen atau 426,650 juta dolar AS.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan Kementan telah melakukan pengembangan gerakan Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi) di 6 provinsi dengan luas 400 ribu hektare.

Gerakan ini dilakukan untuk mendukung pemanfaatan lahan rawa untuk budidaya padi, palawija serta pemeliharaan ikan, tanpa merusak lingkungan.

"Hal ini dilakukan untuk mendorong kesejahteraan petani berbasis koperasi yang dikoorporasikan melalui Serasi," kata Amran.

Editor : Rahmat Fiansyah

Let's block ads! (Why?)

from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2R17nts

No comments:

Post a Comment