Pages

Tuesday, December 25, 2018

Diminta RSCM Biaya Pengobatan, Korban Tsunami Selat Sunda Tagih Anies

JAKARTA, iNews.id – Lima karyawan event organizer (EO) acara gathering PT PLN yang menjadi korban tsunami Selat Sunda dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) DKI Jakarta, Selasa (25/12/2018). Kelimanya sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandeglang, Banten. 

Keluarga Yusi Leonita, salah satu korban yang dirujuk ke RSCM mengeluhkan telah diminta biaya pengobatan sebesar Rp2,5 juta begitu tiba di RSCM.

“Kita rawat jalan belum dapat informasi yang valid, tapi kita tadi baru check up sudah diminta Rp2,5 juta. Tadi diinfus gitu kita diminta tandatangan,” kata suami Yusi, Bondan di RSCM Jakarta, Selasa (25/12/2018).

Dia pun menagih Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang sebelumnya menjanjikan seluruh biaya pengobatan warga DKI ditanggung pemprov.

“Kemarin kita lihat televisi Pak Gubernur bilang pemerintah akan menanggung biaya pengobatan, makanya kita rujuk ke sini,” ujar dia.

Yusi merupakan salah satu EO gathering PT PLN yang menghadirkan band Seventeen. Dia sempat terseret arus tsunami dan berhasil menyelamatkan diri.

BACA JUGA: Kunjungi Korban Tsunami di RSUD Tarakan, Anies Janji Tanggung Seluruh Biaya

Pascabencana, Yusi dibawa tim SAR ke Puskesmas dan dirujuk ke RSUD Pandeglang bersama empat rekan lainnya, Fira, Siera, Rudofl, dan Hendra. Setelah rawat inap di RSUD Pandeglang, kelima korban dirujuk ke RSCM. Namun, Yusi sempat memilih ke Rumah Sakit Sari Asih Tangerang agar dekat dengan keluarga.   

“Tapi saya belum sempat ke Sari Asih, ternyata saya sesak nafas. Suami bilang ke RSCM saja sama teman yang lain, tadi diperiksa ternyata tulang rusuk retak dua ruas, kaki bengkak-bengkak,” ujar Yusi.

Yusi pun tetap memaksakan untuk menjalani perawatan di RSCM Jakarta. Kendati demikian, mereka berharap seluruh biaya pengobatan bisa digratiskan atau ditanggung pemerintah.

Editor : Khoiril Tri Hatnanto

Let's block ads! (Why?)

from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping http://bit.ly/2EN0c1t

No comments:

Post a Comment