Pages

Saturday, December 15, 2018

Berlian 552 Karat Sebesar Telur Ayam Ditemukan di Kanada

TORONTO, iNews.id - Perusahaan tambang Rio Tinto Group dan Dominion Diamond menemukan berlian terbesar yang pernah ada di Amerika Utara. Berlian itu ditemukan di pertambangan Diavik, Northwest Terretories, Kanada, daerah yang tertutup es.

Hasil penelitian menyebutkan, berlian kuning 552 karat itu berukuran sebesar telur ayam atau tiga kali lipat dibandingkan barang serupa yang pernah ditemukan di Kanada.

Diavik dan daerah tetangganya, Ekati, dikenal dengan pertambangan yang menghasilkan berlian dengan kualitas tinggi.

Chief Executive Officer (CEO) Dominion, Shane Durgin, mengatakan, berlian yang ditemukan tersebut merupakan permata berkualitas yang sangat cocok dijadikan perhiasan. Berlian memiliki beberapa detail tambahan yang membuat nilainya semakin tinggi serta membedakannya dengan perhiasan lain.

"Kami menamainya dengan batu kuning, tapi lebih dari itu, sifatnya kasar dan lecet setelah melalui pemrosesan. Itu saja yang dapat kami komentari," kata Durgin, dikutip dari Bloomberg, Sabtu (15/12/2018).

Karena itu, lanjut dia, sulit untuk memperkirakan nilainya untuk saat ini. Banyak faktor yang memengaruhi nilai jual dari berlian tersebut.

"Sangat sulit untuk memberikan perkiraan kasar. Itu semua tergantung pada, sekali lagi, proses pemotongan batu yang dihasilkan," ujarnya lagi.

Berdasarkan penelusuran Bloomberg, penemuan berlian tesebut masuk dalam jajaran tujuh terbesar di abad ini atau salah satu dari 30 batu berharga terbesar yang pernah terungkap.

Berlian terbesar yang ditemukan adalah Cullinan dengan 3.106 karat yang ditemukan di dekat Pretoria, Afrika Selatan, pada 1905.

Batu Cullinan dipotong menjadi beberapa bagian. Dua potongan terbesar di antaranya diberi nama Great Star of Africa dan Lesser Star of Africa kini menghiasi mahkota Ratu Inggris.

Editor : Anton Suhartono

Let's block ads! (Why?)

from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2UMULp3

No comments:

Post a Comment