
JAKARTA, iNews.id - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat tajam di pasar spot pada awal sesi perdagangan Kamis (29/11/2018). Kurs rupiah menguat nyaris 1 persen.
Data Bloomberg menunjukkan, rupiah hingga pukul 10:19 WIB berada di level Rp14.387 per dolar AS, menguat 141 poin atau 0,97 persen dibandingkan posisi sebelumnya di Rp14.529 per dolar AS.
Rupiah langsung dibuka menguat di Rp14.465 per dolar AS dan terus menekan dolar AS. Sejauh ini, kurs rupiah bergerak dalam rentang Rp14.465-14.529. Kendati demikian, rupiah tercatat masih melemah 6,14 persen terhadap greenback sejak awal tahun.
Data Reuters pada pukul 10:21 WIB juga menunjukkan, rupiah menguat ke Rp14.385 per dolar AS. Mata uang Garuda sejauh ini bergerak dalam rentang Rp14.385-14.525 per dolar AS.
Berdasarkan kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia Kamis 29 November 2018, rupiah terapresiasi 127 poin menjadi Rp14.408 per dolar AS dari posisi sebelumnya di Rp14.535 per dolar AS.
Penguatan rupiah membuatnya menjadi jawara di Asia. Kenaikan yang tertinggi kedua diraih mata uang Korea Won yang menguat 0,38 persen lawan dolar AS. Hampir seluruh mata uang Asia menguat lawan dolar AS, kecuali Thailand Baht yang melemah tipis 0,01 persen.
Analis senior CSA Research Institute Reza Priyambada mengatakan, kurs rupiah berpotensi menguat karena tertahannya penguatan dolar AS. Menurut dia, sentimen positif datang dari dalam negeri maupun luar negeri.
"Adanya komentar The Fed terkait dengan arah suku bunga yang cenderung netral membuat kenaikan dolar AS tertahan sehingga dapat direspon positif rupiah untuk dapat berbalik naik," kata dia.
Editor : Rahmat Fiansyah
from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2TVY4Ki
No comments:
Post a Comment