Pages

Thursday, November 29, 2018

Palestina: Tak Ada Perjanjian Damai dengan Israel Tanpa Yerusalem

KAIRO, iNews.id - Palestina tak akan menerima perjanjian damai apa pun dengan Israel tanpa pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota masa depan.

Palestina lebih berhak atas Yerusalem sebagaimana kondisi sejak sebelum Perang Enam Hari Arab-Israel pada 1967.

"Tidak akan ada penyelesaian politik tanpa Yerusalem. Yerusalem adalah ibu kota (Palestina)," kata Duta Besar Palestina untuk Mesir yang juga menjabat sebagai perwakilan permanen di Liga Arab, Diab Al Louh, dikutip dari Anadolu, Kamis (29/11/2018).

"Kami tidak akan menerima rencana politik apa pun yang secara eksplisit tidak memasukkan negara Palestina yang merdeka atas tanah yang diduduki (oleh Israel) pada 1967," ujar dia, lagi.

Pernyataan itu disampaikannya di sidang Liga Arab di Kairo, Mesir, kemarin, untuk memperingati Hari Solidaritas untuk Rakyat Palestina yang digagas PBB. Hari solidaritas ini dirayakan setiap 29 November.

Al Louh juga menggunakan kesempatan itu untuk mencari solusi bagi lebih dari 5 juta pengungsi Palestina yang kini tersebar di seluruh dunia.

Warga Palestina hidup terkatung-katung sejak Israel menyatakan kemerdekaan pada 1948. Mereka merebut sejengkal demi sejengkal tanah Palestina hingga penduduk tergusur dan mengungsi.

"Tidak ada penyelesaian tanpa solusi adil untuk pengungsi Palestina yang saat ini berjumlah sekitar 5,4 juta di seluruh dunia," katanya.

Editor : Anton Suhartono

Let's block ads! (Why?)

from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2BDCx1I

No comments:

Post a Comment