
NEW DELHI, iNews.id - Kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 di perairan Karawang, Jawa Barat, ternyata membuat maskapai India waswas. Pasalnya ada ratusan pesawat serupa yang dioperasikan beberapa maskapai India.
Seperti diketahui, pesawat yang jatuh dalam penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Bangka Belitung, merupakan jenis Boeing 737 Max 8. Lion Air sudah menggunakannya sejak 15 Agustus 2018 dan hingga kini sudah terbang selama 800 jam.
Ada dua maskapai India yang sudah memesan pesawat sejenis. Jet Airways memesan 225 unit dan SpiceJet 205 unit. Bahkan, Jet Airways sudah megoperasikannya yakni lima unit dan SpiceJet satu unit.
Pesawat ini banyak dipesan, selain karena keluaran terbaru dalam keluarga 737 juga kapasitas kabin yang lebih luas serta efisiensi bahan bakar.
Pejabat senior di Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil India (DGCA) mengatakan, terkait kecelakaan Lion Air, pihaknya berkoordinasi dengan perusahaan Boeing dan Badan Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) agar kejadian serupa tak terjadi pada enam unit Boeing 737 Max 8 yang dioperasikan dua maskapai itu.
"Sejak enam Boeing 737 Max dioperasikan oleh dua operator India, yakni Jet Airways dan SpiceJet, kami menghubungi Boeing dan Badan Penerbangan Federal (FAA) untuk mengetahui secara lebih detail mengenai kecelakaan ini. Boeing menginformasikan bahwa pada September 2018, 219 pesawat B737 Max telah dikirim ke seluruh dunia. Sejauh pengoperasian B737 Max oleh operator India, tidak ada masalah teknis yang dialami mereka," kata pejabat itu, dikutip dari The Times of India, Selasa (30/10/2018).
Dalam situs web-nya, Boeing menyatakan, B737 Max merupakan pesawat yang paling cepat penjualanya dalam sejarah perusahaan. Boeing kini menerima 4.700 pesanan B737 Max dari 100 lebih maskapai di seluruh dunia.
Boeing menyatakan siap memberi bantuan teknis untuk menyelidiki kecelakaan Lion Air. Sesuai aturan internasional, semua pertanyaan tentang penyelidikan kecelakaan penerbangan harus ditujukan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Pihak Lion Air menyatakan, sebelum terbang ke Pangkalpinang, pesawat itu mengalami gangguan teknis dalam penerbangan dari Denpasar ke Soekarno-Hatta. Namun kendala itu sudah ditangani hingga dinyatakan laik terbang.
Editor : Anton Suhartono
from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2zebyYc
No comments:
Post a Comment