Pages

Tuesday, October 30, 2018

Perang Dagang AS-China, Harga Minyak Anjlok Lebih dari 1 Persen

NEW YORK, iNews.id - Harga minyak mentah anjlok lebih dari 1 persen pada penutupan perdagangan Selasa (30/10/2018) di tengah spekulasi meningkatnya suplai. Selain itu, perang dagang AS-China juga berpotensi menekan ekonomi global sehingga ikut menekan permintaan minyak.

Dikutip dari Reuters, Rabu (31/10/2018), harga minyak Brent turun 1,43 dolar AS per barel atau 1,9 persen menjadi 75,91 dolar AS per barel. Harga minyak WTI juga turun 86 sen atau 1,3 persen ke 66,18 dolar AS per barel.

American Petroleum Institute (API), asosiasi produsen migas AS melaporkan, stok minyak mentah pada minggu lalu naik 5,7 juta barel, lebih tinggi daripada perkiraan analis 4,1 juta barel.

Kedua patokan harga minyak tersebut turun sekitar 10 dolar AS per barel dari posisi tertinggi yang diraih pada awal Oktober 2018 dan berada dalam jalur terburuk sejak Juli 2016.

Pergerakan minyak bulan ini selaras dengan pasar saham yang tertekan akibat perang dagang AS-China. Sejauh ini, AS telah menerapkan tarif tambahan untuk produk China senilai 250 miliar dolar AS dan Beijing membalas aksi Washington untuk barang senilai 110 miliar dolar AS.

Presiden AS, Donald Trump berharap ada kesepakatan perdagangan dengan China dalam waktu dekat. Namun, dia juga berencana menerapkan tarif serupa untuk seluruh produk China yang masuk ke AS, jika tidak ada kata sepakat.

"Diskusi yang berkembang saat ini, (perang dagang) bisa menekan permintaan minyak mentah. Mungkin bisa jadi benar," kata Direktur Mizuho New York, Bob Yawger.

Sementara itu, produksi minyak juga terus meningkat. Gabungan produksi Rusia, AS, dan Arab Saudi mencapai 33 juta barel per hari, tertinggi pertama kali. Angka ini naik lebih dari 30 persen dibandingkan sepuluh tahun yang lalu.

Editor : Rahmat Fiansyah

Let's block ads! (Why?)

from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2zgjKqV

No comments:

Post a Comment