Pages

Tuesday, October 30, 2018

Masih Tertekan, Rupiah Ditutup di Rp15.223 per Dolar AS

JAKARTA, iNews.id - Nilai tukar rupiah di pasar spot pada akhir perdagangan, Selasa (30/10/2018) memangkas pelemahan, namun masih stabil di level psikologis Rp15.200 per dolar Amerika Serikat (AS).

Data Bloomberg menunjukkan, rupiah terdepresiasi 1 poin atau 0,01 persen menjadi Rp15.223 per dolar AS dari sesi terakhir kemarin Rp15.222 per dolar AS. Laju harian rupiah tercatat Rp15.222-15.241 per dolar AS dengan level pembukaan di Rp15.230 per dolar AS.

Yahoo Finance mencatat, rupiah melemah 22 poin atau 0,14 persen menjadi Rp15.222 per dolar AS dari posisi terakhir kemarin Rp15.200 per dolar AS. Saat dibuka, rupiah diperdagangkan di Rp15.215 per dolar AS dengan rentang pergerakan harian Rp15.200-15.240 per dolar AS.

Berdasarkan laporan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah melemah 19 poin menjadi Rp15.237 per dolar AS dari sebelumnya Rp15.218 per dolar AS.

Sebagai informasi, kurs dolar AS naik terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin, (29/10/2018) waktu setempat karena investor mencermati rilis data ekonomi.

Belanja konsumen AS naik 0,4 persen pada September karena warga AS membelanjakan lebih banyak uang untuk mobil baru dan truk serta barang-barang rekreasi, Departemen Perdagangan melaporkan Senin. Angka ini sejalan dengan konsensus pasar.

Sementara itu, pendapatan pribadi naik lebih kecil 0,2 persen, tidak sesuai yang diharapkan.

Tingkat inflasi inti naik tipis 0,2 persen pada September, tetapi secara tahunan datar pada 2 persen untuk bulan kelima berturut-turut, menurut laporan itu.

Selain itu, investor masih menyaring data pertumbuhan ekonomi AS yang dirilis Jumat. Perekonomian AS tumbuh pada tingkat tahunan 3,5 persen pada kuartal ketiga tahun ini, mengalahkan konsensus pasar, Departemen Perdagangan mengumumkan Jumat.

Analis mengatakan pertumbuhan ekonomi yang kuat pada kuartal ketiga akan menjaga Federal Reserve di jalur untuk menaikkan suku bunga acuan sekali lagi tahun ini.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,24 persen menjadi 96,5802 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1390 dolar AS dari 1,1410 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2805 dolar AS dari 1,2830 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia jatuh ke 0,7060 dolar AS dari 0,7093 dolar AS.

Dolar AS dibeli 112,36 yen Jepang, lebih tinggi dari 111,83 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 1,0012 franc Swiss dari 0,9969 franc Swiss, dan meningkat menjadi 1,3126 dolar Kanada dari 1,3090 dolar Kanada.

Editor : Ranto Rajagukguk

Let's block ads! (Why?)

from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2CPGLUM

No comments:

Post a Comment