
MANCHESTER, iNews.id - Pelatih Manchester City Pep Guardiola mengakui ingin segera menghubungi Julen Lopetegui, setelah rekannya semasa bermain di Barcelona itu dipecat Real Madrid. Pelatih 47 tahun tersebut ingin memberikan dukungan untuk sejawatnya itu.
Guardiola sempat menjadi rekan satu tim Lopetegui di Barcelona pada periode 1994-1997. Dia pun mengaku sedih mendengar sobatnya itu dipecat oleh Los Blancos setelah gagal meningkatkan performa tim Ibu Kota Spanyol itu.
“Saya akan menghubunginya besok. Saya sangat kecewa, namun itulah sepak bola. Saya turut menyesal atas apa yang menimpa Julen, karena dia rekan dan seseorang yang hebat. Kami bermain bersama dan memiliki hubungan baik,” ujarnya dilansir Sky Sports.
Lopetegui dipecat Madrid tak lama setelah kekalahan telak dari Barcelona dengan skor 1-5, Minggu (28/10/2018) malam. Hasil itu membuat Madrid tak pernah menang di lima pertandingan terakhir La Liga, serta selalu kalah di tiga laga beruntun pada kompetisi itu.
Sergio Ramos dkk, pun terlempar ke posisi sembilan klasemen sementara La Liga. Menurut Guardiola, ancaman tersebut yang memang harus dihadapi oleh seorang pelatih, apalagi jika menjadi juru taktik bagi klub besar Spanyol seperti Madrid atau Barcelona.
“Itulah sepak bola. Tak ada yang bisa menghindarinya. Ketika mendapat hasil buruk, jelas Anda tak bisa melanjutkan pekerjaan di klub seperti Barcelona atau Madrid. Anda harus menang secara beruntun, atau peluang untuk bertahan hilang,” ucapnya.
“Di sepak bola dan hidup, Anda akan memiliki kesempatan lain. Julen akan menemukannya di tempat lain dan bakal menunjukkan nilai yang dimilikinya, seperti ketika di Porto dan tim nasional Spanyol. Saya mengharapkan yang terbaik untuknya,” ujar mantan pembesut Azulgrana itu.
Editor : Haryo Jati Waseso
from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2PqXRPP
No comments:
Post a Comment