Pages

Wednesday, October 31, 2018

Hadapi Bonus Demografi, Pemerintah Siapkan Sistem Jaminan Hari Tua

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah memproyeksikan komposisi penduduk Indonesia pada 2030 akan didominasi oleh usia produktif atau disebut bonus demografi. Namun, hal ini hanya bersifat sementara karena generasi muda yang tadinya menjadi tombak perekonomian akan menua seiring berjalannya waktu.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, tantangan pemerintah tidak hanya dalam mempersiapkan generasi muda agar dapat memanfaatkan kesempatan langka tersebut. Namun, pemerintah juga harus menyiapkan fasilitas kesehatan serta jaminan sosial untuk masa pensiun generasi muda tersebut.

"Kelompok yang tadinya milenial ini nantinya akan jadi senior citizen juga dan pada saat itu mereka membutuhkan fasilitas kesehatan. Jadi sebelum mereka menjadi tua bagaimana Indonesia bisa menjadi negara yang mampu menciptakan apa yang disebut sistem jaminan sosial yang sustainable," ujarnya di kantornya, Jakarta, Rabu (31/10/2018).

Setelah negara menikmati kontribusi dari generasi muda dalam perekonomian, negara juga berkewajiban memenuhi masa tua generasi muda ini. Pasalnya, setelah masa bonus demografi berakhir maka penduduk usia lanjut juga akan membeludak.

"Yang terlihat di banyak negara, generasi yang kemudian populasi dan fertilitasnya menurun nanti akan memunculkan dan juga harapan hidup semakin panjang," kata dia.

Saat ini, pemerintah tengah berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar dapat meningkatkan daya saing tenaga kerja. Dengan demikian, generasi muda siap menghadapi persaingan yang akan ketat di masa tersebut termasuk juga bersaing dengan tenaga asing.

"Mereka biasanya masuk ke pasar tenaga kerja, mereka bekerja, mereka inovatif, kreatif maka tantangan kita adalah bagaimana dengan kesempatan demografi yang masih usia muda ini kita bisa menggunakan kesempatan ini untuk memajukan Indonesia," ucapnya

Oleh karena itu pemerintah membuat kebijakan-kebijakan yang dapat mendukung peningkatan kualitas SDM. Selain itu, pemerintah juga berusaha untuk membangun infrastruktur berupa jalan hingga jaringan komunikasi agar dapat digunakan generasi muda untuk mewujudkan inovasinya.

"Karena itu policy-policy pemerintah untuk di bidang pendidikan karena sudah dimandatkan 20 persen, di bidang kesehatan, di bidang jaring pengaman sosial itu untuk mempersiapkan bonus demografi itu menjadi sesuatu yang bisa memberikan dampak yang positif bagi masyarakat sendiri maupun perekonomian," tuturnya.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara sebelumnya mengatakan, pemerintah membangun fasilitas-fasilitas penunjang agar dapat dimanfaatkan masyarakat khususnya generasi muda untuk mengembangkan startup. Salah satunya, pemerintah menargetkan pembangunan Palapa Ring yang dapat selesai pada pertengahan tahun depan.

"Jadi semua Kabupaten tahun 2019 pertengahan itu sudah harus terhubung dengan jaringan tulang punggung broadband atau internet kecepatan tinggi," ujarnya saat Milenial Fest di Ballroom Djakarta Theater, Jakarta, Minggu (28/10/2018).

Selanjutnya, pemerintah juga menargetkan membuat 1.000 startup digital dalam salah satu gerakan nasionalnya. Untuk itu, pemerintah memfasilitasinya dengan membantu mengembangkan 20.000 digital talent untuk mendorong terciptanya startup baru.

Editor : Ranto Rajagukguk

Let's block ads! (Why?)

from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2PzZMBu

No comments:

Post a Comment