Pages

Wednesday, October 3, 2018

Gagal Balik Arah, IHSG Ditutup Tergelincir ke 5.867

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah pada perdagangan, Rabu (3/10/2018), meski sebelum penutupan sempat balik arah ke teritori positif. Indeks tercatat turun 7,88 poin atau 0,13 persen ke 5.867,73.

Dari 510 saham yang diperdagangkan, 202 di antaranya menguat, 179 melemah dan 129 stagnan. Frekuensi perdagangan tercatat 388.144 kali dengan nilai transaksi Rp5,21 triliun dan 8,77 miliar lembar saham diperjualbelikan.

10 indeks sektoral penggerak IHSG bergerak dua arah, separuh melemah dan lima lainnya menguat. Sektor perkebunan memimpin penguatan dengan naik 0,71 persen.

Kontributor utama yang menekan IHSG, yakni sektor konsumer yang turun 0,85 persen. Menutup perdagangan, investor asing melakukan aksi jual bersih (net sell) Rp246,16 miliar di pasar reguler dan Rp151,8 miliar di seluruh pasar.

Adapun saham yang masuk daftar top gainers, yaitu PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimi Tbk (TKIM) naik Rp150 atau 1,14 persen ke Rp13.300, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) naik Rp125 atau 1,39 persen ke Rp9.150, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) naik Rp70 atau 1,53 persen ke Rp4.660 dan PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN) naik Rp145 atau 14,50 persen ke Rp1.145.

Sementara, saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers, yakni PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp925 atau 2,02 persen ke Rp44.850, PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) turun Rp200 atau 1,19 persen ke Rp16.625, PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) turun Rp100 atau 0,62 persen ke Rp16.000 dan PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) turun Rp30 atau 0,80 persen ke Rp3.720.

Pasar saham Asia sementara itu mayoritas jatuh ke zona merah. Di Hong Kong, indeks Hang Seng berhasil memangkas kerugian, namun tetap ditutup lebih rendah sebesar 0,2 persen.

Di Australia, indeks ASX 200 naik 0,32 persen menjadi ditutup ke 6.146,1, dan indeks Nikkei 225 Jepang tergelincir 0,66 persen menjadi 24.110,96.

Pasar saham di China dan Korea Selatan ditutup untuk liburan umum.

Editor : Ranto Rajagukguk

Let's block ads! (Why?)

from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2QpNada

No comments:

Post a Comment