
JAKARTA, iNews.id – Pemprov DKI Jakarta berencana membangun tiga rumah susun sederhana sewa (rusunawa) yang sebelumnya dijadwalkan terealisasi pada 2018. Pembangunan dimulai tahun depan dengan nilai anggaran Rp712 miliar.
Tiga rusunawa tersebut yakni Rusun Jalan Inspeksi BKT di Kelurahan Ujung Menteng, Rusun PIK Pulogadung, dan revitalisasi pembangunan Rusun Karang Anyar, Jakarta Pusat.
"Dianggarkan lagi tiga lokasi yang kemarin kita matikan (anggarannya). Kita usulkan (skema pendanaan) multiyears," kata pelaksana tugas Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI Jakarta Meli Budiastuti di Balai Kota, Jakarta, Selasa (2/10/2018).
Meli menjelaskan, Rusun Karanganyar telah dibongkar pada September lalu. Rusun dibongkar karena bangunan tersebut sudah dihapus dari aset Pemprov DKI oleh Badan pengelolaan Aset Daerah (BPAD).
Meli menjelaskan, anggaran pembangunan tiga rusunawa senilai Rp712 miliar sebelumnya dicoret dalam rapat Badan Anggaan (Banggar) DPRD dalam pembahasan APBD-P 2018. Namun, untuk kebutuhan proyek ini DKI akan menganggarkan ulang.
"Kita kembalikan, tetap Rp712 miliar itu. DPRD minta untuk dimasukan ke pembebasan," ujarnya.
Editor : Zen Teguh
from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2Qra1oK
No comments:
Post a Comment