
MOSKOW, iNews.id - Produksi minyak mintah Rusia mencapai 11,21 juta barel per hari (bph) pada bulan Agustus, hampir tidak berubah dibandingkan bulan sebelumnya.
Mengutip Reuters, Minggu (2/9/2018), Kementerian Energi Rusia menyatakan, produksi itu masih terbilang stabil di tengah upaya mengembalikan produksi minyak yang telah dikurangi. Dalam ton, produksi minyak mencapai 47,41 juta dibandingkan 47,429 juta pada bulan Juli.
Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan produsen minyak global lainnya yang dipimpin oleh Rusia setuju pada bulan Juni tahun lalu untuk mengurangi produksi minyak. Pemangkasan produksi ini untuk mengerek harga minyak mentah agar bisa kembali stabil.
Rusia setuju untuk mengurangi produksinya yang di Oktober 2016 lalu sempat mencetak rekor tertinggi ke 11,247 juta bph. Produksi minyak OPEC naik bulan lalu ke level tertinggi 2018 ketika produksi Libya pulih dan ekspor selatan Irak mencapai rekor, meskipun pemotongan pengiriman Iran karena sanksi AS membatasi peningkatan.
Komite pemantau OPEC dan non-OPEC menemukan, para produsen minyak yang berpartisipasi dalam perjanjian pengurangan pasokan berhasil memangkas produksi pada bulan Juli sebesar 9 persen lebih banyak daripada yang diminta dalam kesepakatan.
Data Minggu menunjukkan bahwa mayoritas produsen Rusia, termasuk Rosneft dan Lukoil, telah meningkatkan produksi pada Agustus dari Juli. Peningkatan ini telah diseimbangkan oleh penurunan produksi pada produsen yang lebih kecil serta pada proyek-proyek yang dijalankan oleh produsen asing di bawah perjanjian bagi hasil produksi (PSA), seperti Sakhalin-1, yang dioperasikan oleh ExxonMobil.
Tidak ada rincian produksi yang disajikan untuk proyek-proyek tertentu. Ekspor pipa minyak Rusia pada Agustus mencapai 4,343 juta bph, naik dari 4,179 juta bph pada Juli. Produksi gas alam tercatat 54,62 miliar meter kubik (mmk) bulan lalu, atau 1,76 mmk per hari, dibandingkan 53,92 mmk pada Juli, data menunjukkan pada hari Minggu.
Editor : Ranto Rajagukguk
from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2MH6g11
No comments:
Post a Comment