Pages

Monday, September 3, 2018

Setelah Dikaji, Dishub Ingin Ganjil Genap Asian Games Dipermanenkan

JAKARTA, iNews.id - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta berharap kebijakan perluasan ganjil genap selama Asian Games dapat dipermanenkan. Namun, dishub meminta agar sistem pembatasan kendaraan berdasarkan pelat nomor itu dikaji terlebih dahulu.

“Saya juga kepingin (permanen), cuman harus dilihat aspek-aspek yang lain,” kata Kadishub DKI Andri Yansyah di Balai Kota Jakarta, Senin (3/9/2018).

Menurut dia, perluasan sistem ganjil genap diharapkan bisa menjadi permanen agar masyarakat dapat menggunakan angkutan umum. Untuk itu, Andri mengatakan, Dishub DKI akan mengkaji kebijakan ganjil genap selama diperpanjang sampai 13 Oktober 2018. Kajian dilakukan terlebih dahulu agar kebijakan tersebut tidak merugikan orang lain.

“Jangan sampai kebijakan yang kita ambil justru menimbulkan dampak yang kurang bagus pada aspek yang lain,” ucap Andri.

Sebelumnya, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya juga menyetujui perluasan ganjil genap dipermanenkan. Aturan itu dinilai berhasil mengurai kemacetan di Ibu Kota selama Asian Games.

“Kalau saya menyarankan untuk dipermanenkan. Sepintas kemarin kami simpulkan bahwa ganjil genap ini, seluruh komponen yang hadir maupun stakeholder yang ada dalam rapat menyatakan berhasil,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf di Jakarta, Jumat (31/8/2018).

BACA JUGA: Fakta-Fakta Penerapan Ganjil Genap Selama Asian Games

Polda Metro Jaya menilai, selama kebijakan itu diterapkan saat Asian Games berlangsung, masyarakat mulai beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi publik. Selain itu, tingkat kecepatan kendaraan melintas di jalur ganjil genap meningkat 20-30 persen. Artinya, kepadatan kendaraan menurun.

“Terutama untuk Transjakarta. Ini mereka punya datanya, jadi ada suatu peningkatan. Kemudian dampak yang lain adalah terjadi penurunan kecepatan yang ada di jalan arteri yang berada di luar ganjil genap,” ucap dia.

Kendati setuju perluasan ganjil genap dipermanenkan, Yusuf mengaku, kebijakan tersebut sepenuhnya diserahkan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperpanjang kebijakan ganjil genap yang tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 92 Tahun 2018. Pergub tersebut berlaku mulai 3 September 2018 hingga 13 Oktober 2018 atau setelah Asian Para Games selesai.

Hal itu guna mempermudah pada pengelolaan lalu lintas dan juga menjaga kebiasaan yang sudah terbangun selama Asian Games.


Selain itu, perpanjangan kebijakan ganjil genap hingga Asian Para Games juga digunakan untuk pengambilan data yang lebih lengkap dan menyeluruh atas dampak kebijakan pembatasan lalu lintas.

Saat pemberlakuan sistem ganjil genap selama berlangsungnya Asian Games, terdapat temuan fakta-fakta dalam jangka pendek ada peningkatkan kecepatam sampai dengan 37 persen. Lalu ada peningkatan penumpang Transjakarta sampai dengan 40 persen.

Editor : Khoiril Tri Hatnanto

Let's block ads! (Why?)

from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2NIbdD4

No comments:

Post a Comment