
WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) mengakhiri bantuan bernilai 300 juta dolar atau sekitar Rp4 triliun bagi Pakistan, karena negara di Asia Selatan itu dinilai gagal mengambil tindakan tegas terhadap militan.
Pentagon menyatakan Pakistan tidak mendukung strategi AS di kawasan tersebut.
"Kementerian Pertahanan berupaya memangkas bantuan sebesar 300 juta dolar karena kurangnya tindakan tegas Pakistan untuk mendukung Strategi Asia Selatan," kata pejabat Penatgon, Kone Faulkner, kepada AFP, Senin (3/9/2018).
"Kami terus menekan Pakistan untuk menargetkan semua kelompok teroris tanpa pandang bulu," kata Faulkner.
Baca Juga: Trump Pangkas Dana Bantuan untuk Palestina Sebesar Rp2,8 Triliun
Pentagon, kata dia, akan menggunakan anggaran itu untuk kepentingan lain. Namun permohonan pemangkasan dana bantuan terbaru ini masih harus menunggu persetujuan Kongres.
Pengumuman itu muncul beberapa hari jelang kunjungan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo ke Islamabad untuk bertemu dengan Perdana Menteri baru, Imran Khan.
Baca Juga: AS Bekukan Bantuan Rp854 M untuk Palestina, UNRWA: Ini Krisis Terparah
AS sebelumnya menekan Pakistan agar tidak lagi menjadi tempat persembunyian yang aman bagi militan yang melancarkan serangan terhadap Afghanistan.
Para pejabat AS menuduh Pakistan secara rutin mengabaikan tindakan militan itu. Namun Pakistan membantah dengan mengklaim menghabiskan miliaran dolar dan kehilangan banyak personel dalam perang melawan terorisme.
Baca Juga: AS Hentikan Bantuan untuk Pengungsi, Ini Reaksi Pejabat Palestina
Pada awal 2018, Presiden Donald Trump menyebut Pakistan tidak memberikan apapun selain kebohongan dan penipuan sebagai imbalan atas bantuan miliaran dolar bantuan dari AS.
Editor : Nathania Riris Michico
from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2wIZLkj
No comments:
Post a Comment