
JAKARTA, iNews.id - Bos Alibaba Grup Jack Ma kemarin bertemu dengan sejumlah Menteri Kabinet Kerja. Pertemuan tersebut turut membahas perbaikan industri e-commerce di Indonesia khususnya untuk bisnis usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Chief Marketing Officer Lazada Achmad Alkatiri mengatakan, selama ini pihaknya telah memiliki wadah pengembangan UMKM bernama Lazada Club. Hal ini merupakan tempat untuk memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM agar bisa berdagang secara online.
"Kalau dari Lazada, kita jalan terus kita punya namanya Lazada Club. Ini udah jalan dari tahun lalu, sekarang kita kolaborasi dengan program Lazada University," ujarnya di Lounge XXI Plaza Senayan, Jakarta, Senin (3/9/2018).
Selain mengajari pelaku UMKM untuk berjualan online dengan lebih efektif dan efisien, Lazada Club juga memiliki jenjang pelatihan. "Kalau dia baru mulai jualan dia akan ikut modul sampai dia bisa dapat advance sampai terakhir banget dia bisa jadi traineer atau guru buat seller lain di Indonesia," ucapnya.
Ia menyatakan, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita telah meminta para pelaku marketplace untuk lebih mendorong UMKM. Terutama UMKM yang bergerak di pembuatan produk lokal agar produk dalam negeri lebih diminati masyarakat.
Adapun pelaku UMKM yang intensif masuk ke dalam program inkubasi milik Lazada berjumlah 5.000 lebih. Sementara untuk total keseluruhannya lebih dari 6.000 UMKM.
Kabar baiknya, pelaku UMKM saat ini lebih banyak dilakoni oleh generasi muda yang penasaran mencoba peluang bisnis baru. Bahkan, golongan ibu rumah tangga usia muda juga bergelut di bidang UMKM untuk mengisi waktu luangnya.
"Ini similiar sih, anak muda yang masih dominan karena mereka yang curious dalam mencoba hal yang baru terutama buat first time user," tuturnya.
Sebelumnya, Jack Ma menjelaskan bahwa UMKM masuk ke internet itu suatu langkah tepat untuk meningkatkan teknologi finansial, utamannya dalam menyongsong industri 4,0 di masa depan.
Apalagi ke depannya model bisnis aakan bergeser ke arah small business yang memungkinkan pelaku UMKM bisa masuk dan mengembangkan bisnisnnya dengan internet maupun e-commerce. Oleh karenanya, ia menyarankan UMKM cocok untuk masyarakat yang tinggal di Indonesia Timur karena belum banyak perusahaan besar di daerah tersebut.
Editor : Ranto Rajagukguk
from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2Cpq6cr
No comments:
Post a Comment