Pages

Wednesday, October 31, 2018

Cedera Lengan Mulai Pulih, Messi Kembali Berlatih bersama Barcelona

BARCELONA, iNews.id – Cedera lengan yang diderita Bintang Barcelona Lionel Messi kini mulai berangsur pulih. Kapten tim nasional Argentina itu sudah diizinkan berlatih ringan di pusat pelatihan Joan Gamper, Rabu (31/10/2018).

Dalam foto yang diunggah Barca di akun resmi Instagram mereka, Messi terlihat sangat gembira bisa kembali berlatih. Penyerang bernomor punggung 10 itu juga sudah terbebas dari perban yang semula melekat di lengan kanannya.

Messi mendapat cedera ketika membawa timnya menang 4-2 atas Sevilla di La Liga, Sabtu (20/10/2018). Setelah ditangani tim medis, pemain berjuluk La Pulga tersebut diprediksi absen selama tiga pekan.

Sejauh ini, Messi sudah melewatkan tiga pertandingan Barca, ketika melawan Inter Milan di Liga Champions, menghadapi Real Madrid (La Liga), dan meladeni kekuatan Klub Segunda B Cultural Leonesa (Copa del Rey).

Meski tanpanya, Blaugrana tetap meraup hasil positif. Melawan Inter, skuat asuhan Ernesto Valverde berhasil menang 2-0. Kemudian saat menjamu Madrid di Camp Nou, Barca menang telak 5-1. Setelah itu, melawan Leonesa, Klub Katalan itu unggul tipis 1-0.

Meski sudah berangsur pulih, Messi belum mendapat lampu hijau dari tim medis untuk kembali bermain. Media tenama Spanyol Marca memprediksi, La Pulga baru bisa bermain kala timnya menjamu Atletico Madrid pada ajang La Liga, Minggu (25/11/2018) dini hari WIB.

Editor : Haryo Jati Waseso

Let's block ads! (Why?)

from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2EXcKVT

Ini Omar Qudrat, Pria Muslim Calon Anggota DPR AS dari Partainya Trump

LOS ANGELES, iNews.id - Seorang muslim akan memperebutkan kursi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat (AS) dari California. Pria bernama Omar Qudrat (36) itu merupakan warga AS keturunan Afghanistan yang akan maju dari Partai Republik.

Pencalonan Qudrat melalui Republik dianggap janggal. Pasalnya, Partai Republik di era Donald Trump mengalami krisis identitas. Hal ini tak lepas dari kebijakan negatif Trump terhadap muslim dan negara Islam.

Namun kondisi ini tak menyurutkan niat Qudrat untuk terus maju.

"Saya merupakan warga negara AS. Saya lahir dan dibesarkan negara ini," tutur Qudrat, dikutip dari AFP, Rabu (31/10/2018).

Dia menilai Republik merupakan partai yang heterogen. Anggotanya berasal dari berbagai ras dan agama. Untuk itu dia yakin muslim juga bisa diterima.

Saat disinggung soal pernyataan salah satu anggota Republik, Duncan Hater, yang menyebut muslim radikal sedang mencoba mengacaukan sistem pemerintahan AS, Qudrat punya argumen lain.

"Partai kami memiliki anggota dengan identitas beragam. Saya juga didukung oleh banyak anggota Kongres senior untuk maju. Ini tidak ada hubungannya dengan agama dan identitas saya," tuturnya.

Lebih lanjut Qudrat menampik bahwa latar belakang identitas punya peran penting dalam memenangkan seseorang di pemilihan legislatif.

"Saya pikir etnis bukanlah syarat utama dalam pemilihan ini," ujar Qudrat.

Soal alasannya memilih bergabung Partai Republik, Qudrat mengutip perkataan mantan presiden AS, Ronald Reagan.

"Percaya dengan dirimu dan kemampuan dirimu untuk mengubah nasibmu. Kalimat tersebut cocok dengan nilai yang dimiliki Republik," kata Qudrat, menirukan Reagen.

Dia sempat bergabung dengan Departemen Pertahanan AS di Afghanistan 10 tahun setelah serangan Menara Kembar WTC di New York atau 9/11. Peraih gelar sarjana hukum dan hubungan internasional itu bergabung dengan Departemen Pertahanan AS dengan harapan dapat memperbaiki sistem peradilan di negara tersebut.

Setelah itu Qudrat bergabung dengan kejaksaan militer di Teluk Guantanamo dengan tugas memproses tahanan terorisme di sana.

Apabila berhasil duduk di kursi DPR, Qudrat akan menjadi muslim pertama dari Partai Republik yang memenangkan pemilihan legislatif. Sampai saat ini ada dua muslim yang duduk di kursi DPR AS. Namun, keduanya berasal dari Partai Demokrat.

Sebaliknya, jika gagal, dia akan menggunakan pengalamannya untuk membantu komite DPR yang berhubungan dengan pertahanan dan hubungan luar negeri.

Editor : Anton Suhartono

Let's block ads! (Why?)

from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2SA6wOr