Pages

Sunday, November 3, 2019

IHSG Awal Pekan Bakal Melemah, Cermati Saham-Saham Ini

JAKARTA, iNews.id - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak melemah pada perdagangan hari ini. Adapun IHSG akan bergerak dengan rentang 6.170-6.250.

Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal IHSG break out level support Moving Average 50 hari namun masih tertahan di kisaran support 6.200. Indikator stochastic bearish dengan momentum indikator RSI yang meluncur mendekati area oversold.

Histogram dan Signal line mengonfirmasi pelemahan pada indikator MACD. "Secara teknikal IHSG berpotensi kembali bergerak melemah apabila break level 6.200 dengan support resistance 6.170-6.250," ujarnya dalam hasil risetnya, Senin (4/11/2019).

IHSG sebelumnya ditutup melemah 0,34 persen atau 21,13 poin ke level 6.207 dengan pelemahan dipimpin sektor aneka industri dan pertambangan sedangkan penguatan dipimpin oleh industri dasar dan keuangan.

Turunnya mayoritas harga tambang dan laporan laba kuartal ketiga dari beberapa perusahaan tambang yang turun menjadi faktor negatif. Saham TINS dan ESSA turun setelah laba bersih 9 bulan tahun 2019 turun signifikan.

Sementara itu, industri dasar menguat pada saham-saham peternakan setelah diperpanjangnya DOC hingga akhir Oktober 2019 diperkirakan membawa dampak positif untuk sebulan ke depan. Data indeks kinerja sektor manufaktur turun signifikan ke level 47,7 dari 49,1 yang merupakan data manufacturing PMI terendah sejak tahun 2015.

Selain itu inflasi juga menunjukkan perlambatan dengan dirilis sebesar 3,13 persen secara YoY menjadi katalis negatif IHSG pada akhir pekan. Hal tersebut tersebut membuat investor asing masih melakukan aksi jual sebesar Rp215,30 miliar 

Indeks saham Asia menutup akhir pekan dengan bervariasi. Indeks Nikkei (-0.33 persen) dan TOPIX (-0.03 persen) turun sedangkan Indeks HangSeng (+0.72 persen) dan CSI300 (+1.69 persen) menguat signifikan. Data indeks manufacturing PMI di China naik menjadi 51,7 dari 51,4 di atas ekspektasi di saat ketidakpastian atas kesepakatan perdagangan menjadi salah satu katalis positif di akhir pekan.

Bursa Eropa mayoritas menguat di saat beberapa bursa regional ditutup untuk libur. Indeks Eurostoxx (+0,54 persen), FTSE (+0,75 persen) dan CAC40 (+0,56 persen) naik terkonsolidasi di tengah ketidakpastian mengenai Brexit kembali memanjang.

Pada pekan depan investor akan menanti data indeks manucakturing PMI untuk negara regional Eropa. Dari dalam negeri Indonesia akan merilis data pertumbuhan PDB dengan perkiraan turun menjadi 5.01 persen dari 5.05 persen. Bank Indonesia sendiri optimistis pertumbuhan masih di atas 5 persen pada laju pertumbuhan PDB indonesia.

Saham-saham yang cukup menarik secara teknikal di antaranya SSMS, CPIN, UNVR, MYOR, HOKI, BBTN, PGAS, ACES, dan MAPI.

Editor : Ranto Rajagukguk

Let's block ads! (Why?)

from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2NasI10

No comments:

Post a Comment