Pages

Monday, September 2, 2019

IHSG Diprediksi Lanjutkan Pelemahan Hari Ini

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak melemah pada perdagangan hari ini. Indeks akan bergerak dalam rentang 6.258-6.326.

Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi mengatakan, pergerakan IHSG secara teknikal tidak berhasil break out Moving Average (MA) 50 hari sebagai konfirmasi penguatan lanjutan menuju 6.400.

Indikator candlestick justru membentuk pola bearish engulfing dengan potensi melanjutkan pelemahan menguji moving average 20 hari. Sementara, stochastic membentuk pola dead-cross pada area overbought dengan RSI bergerak bearish reversal momentum setelah menjenuh pada area yang cukup mahal.

"Diperkirakan IHSG masih akan tertekan pada perdagangan selanjutnya dengan support resistance 6.258-6.326," ujarnya, Selasa (2/9/2019).

Mayoritas bursa saham Asia kemarin menutup perdagangan dengan melemah kecuali indeks saham di Shanghai yang naik signifikan 1,28 persen. Indeks Nikkei (-0,41 persen), TOPIX (-0,44 persen) dan Hang Seng (-0,38 persen) turun mengiringi kenaikan tarif AS-China yang terbaru.

Sementara IHSG melemah 0,6 persen atau 37,92 poin ke level 6.290. Padahal, data inflasi Agustus 2019 yang dirilis cukup stabil sebesar 3, 49 persen di bawah ekspektasi pasar.

Saham-saham produsen rokok memimpin pelemahan dengan GGRM dan HMSP kembali turun cukup signifikan. Potensi kenaikan cukai yang lebih tinggi menjadi sentimen negatif setelah investor melihat porsi RAPBN 2020 yang cukup besar.

Saham-saham pertambangan yang naik signifikan tidak mampu berbuat banyak dan menahan laju pelemahan IHSG. Pasalnya, rumor mengenai stok tambang nikel di Indonesia yang menipis dan pemerintah melarang ekspor nikel mentah menjadi faktor utama naiknya harga nikel ke level tertinggi.

"Saham ANTM (+9.35 persen) dan INCO (+12.46 persen) naik signifikan," kata dia.

Editor : Rahmat Fiansyah

Let's block ads! (Why?)

from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2LeHsed

No comments:

Post a Comment