
NEW YORK, iNews.id - Pesawat Boeing 737 Max kemungkinan masih harus dikandangkan hingga awal 2020. Hal ini karena perusahaan masih harus memperbaiki atau memutakhirkan perangkat lunak yang bisa menjadi pemicu pesawat stall.
Mengutip berbagai sumber dari Badan Penerbangan Federal (FAA) dan organisasi persatuan pilot, Wall Street Journal melaporkan, berdasarkan skenario terbaru, Boeing 737 Max baru bisa terbang kembali pada Januari 2020.
Namun waktu tersebut masih bisa berubah karena tak ada batas waktu pengoperasian kembali pesawat itu.
Laporan Wall Street Journal ini seolah sebagai peringatan kepada American Airlines Group yang pada Minggu (14/7/2019) menyatakan bahwa seri 737 Max hanya akan dikandangkan sampai 2 November. Ini merupakan kali kelima maskapai kembali menunda pengoperasian pesawat jenis tersebut.
Tak hanya American Airlines, pada pekan lalu United Airlines juga menghapus 737 Max dari jadwal terbang sampai awal November.
Regulator penerbangan di seluruh dunia mengandangkan 737 Max setelah dua kecelakaan melibatkan pesawat yang sama, yakni Lion Air di Laut Jawa pada Oktober 2018 dan Ethiopian Airlines di dekat Addis Ababa pada April 2019 dengan korban tewas keseluruhan mencapai 346 orang.
Pada 26 Juni, FAA mengungkap ada kesalahan pada perangkat lunak terpisah yang muncul saat Boeing menguji teori kegagalan kontrol komputer.
Masalah terbaru ini membutuhkan waktu tambahan untuk diselesaikan oleh Boeing.
"Boeing tidak akan menawarkan 737 Max untuk sertifikasi oleh FAA sampai kami memenuhi semua persyaratan untuk sertifikasi Max sehingga penerbangan kembali aman," kata Boeing, saat itu.
Editor : Anton Suhartono
from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2JzMlOk
Masih Binggung Mencari Situs Togel Online, Live Casino & Taruhan Bola Yang Terpercaya ?
ReplyDeleteProses Transaksi Yang Cepat Dan Super Mudah
Minimal Depo 20rb & WD 50rb
cs online 1x24 jam
WA : [+855]964630067