
JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpotensi menghijau. Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup melemah 0,34 persen di level 6.351.
Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, berdasarkan indikator, MACD sudah berada di area positif. Sementara itu, terlihat bahwa Stochastic dan RSI sudah berada di area netral.
"Terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance," ujarnya dalam riset tertulisnya, Selasa (9/7/2019).
Sementara itu, berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.328 hingga 6.305. Kemudian, resistance pertama maupun kedua memiliki range level 6.371 hingga 6.390.
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain:
- BMRI. Terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 7725 – 7875, dengan target harga secara bertahap di level 8050 dan 8650. Support: 7725 dan 7425.
- INCO. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 2840 – 2910, dengan target harga secara bertahap di level 2920, 2970, 3040, 3200 dan 3350. Support: 2840, 2800 dan 2730.
- INTP. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 20600 – 20900, dengan target harga secara bertahap di level 21125, 21500, 22400 dan 23300. Support: 20600, 20375 dan 20125.
- LPCK. Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 dan 20 sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 1550 – 1630, dengan target harga secara bertahap di level 1780, 1970, 2410 dan 2860. Support: 1525 dan 1420.
- LPKR. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 60 sehingga peluang terjadinya pullback terbuka lebar. Akumulasi Beli” pada level 256 – 260, dengan target harga secara bertahap di 274, 284, 292 dan 328. Support: 242.
- MEDC. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya pullback terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 790 – 810, dengan target harga secara bertahap di level level 820, 860 dan 895. Support: 790 dan 780.
Editor : Rahmat Fiansyah
from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/30lEyJj
No comments:
Post a Comment