
KUALA LUMPUR, iNews.id - Mahathir Mohamad berjanji akan menyerahkan jabatannya sebagai Perdana Menteri Malaysia kepada Anwar Ibrahim dalam 3 tahun.
Dalam wawancara dengan CNBC di Bangkok, Mahathir mengatakan tetap memegang janji yang sebelumnya diucapkan soal penyerahan kekuasaan.
"Sejauh yang saya ketahui, saya berjanji akan mundur dan Anwar akan menggantikan saya," kata Mahathir, seperti dilaporkan kembali The Star, Senin (24/6/2019).
Menurut dia, pemerintah membutuhkan waktu 3 tahun lagi untuk mengurangi utang negara yakni dari 80 persen produk domestik bruto (GDP) menjadi 54 persen.
Dia yakin target itu bisa dicapai dalam 3 tahun, tidak lebih.
"Tidak, saya tidak akan melampaui 3 tahun," ujarnya.
Lebih lanjut pria berusia 93 tahun itu mengatakan, meski tidak menjadi PM lagi, utang akan tetap menjadi perhatiannya. Dia akan membantu pemerintaha Anwar kelak untuk mencari jalan menyelesaikan utang-utang yang diwariskan dari pemerintahan Najib Razak itu.
Isu mengenai peralihan kekuasaan muncul kembali baru-baru karena Mahathir tak pernah menyebut waktu secara pasti kapan akan mundur.
Pada Februari, Anwar mengatakan dia berharap menjadi perdana menteri dalam waktu tidak lebih dari 2 tahun. Meski demikian Anwar menyadari bahwa Mahathir harus diberi ruang untuk memerintah secara efektif untuk menyelesaikan permasalahan negara yang pelik dan sulit.
Editor : Anton Suhartono
from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping http://bit.ly/2YaEZp6
Masih Binggung Mencari Situs Togel Online, Live Casino & Taruhan Bola Yang Terpercaya ?
ReplyDeleteProses Transaksi Yang Cepat Dan Super Mudah
Minimal Depo 20rb & WD 50rb
cs online 1x24 jam
WA : [+855]964630067