Pages

Saturday, June 22, 2019

Jumlah Korban Tewas Gedung Ambruk di Kamboja Jadi 17 Orang

PHNOM PENH, iNews.id - Korban tewas bangunan runtuh milik China yang sedang dibangun di sebuah resor Kamboja bertambah menjadi 17 orang. Petugas penyelamat masih berupaya menemukan orang-orang yang selamat yang terkubur di bawah reruntuhan.

Bangunan itu ambruk sebelum matahari terbit pada Sabtu (22/6) di kota pantai resor kasino Sihanoukville di barat daya Kamboja, sebuah lokasi wisata yang berkembang pesat yang dibanjiri investasi China.

Empat orang ditahan sehubungan dengan insiden itu, termasuk pemilik bangunan, kepala perusahaan konstruksi, dan kontraktor. Seorang pemilik tanah Kamboja juga ditahan di kantor pusat provinsi untuk diinterogasi.

BACA JUGA: Gedung Berlantai 7 di Kamboja Ambruk, 3 Orang Tewas dan Puluhan Lainnya Terjebak

Bangunan tujuh lantai itu hampir selesai saat ambruk. Saat kejadian, dilaporkan puluhan orang terjebak. Itu menjadi kecelakaan paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir di Kamboja.

Pejabat Provinsi Preah Sihanouk mengatakan 17 orang tewas dalam kecelakaan itu, dengan 24 lainnya cedera, menurut sebuah pernyataan yang dikirim ke AFP.

Para pejabat sebelumnya menyebut tujuh orang yang tewas.

BACA JUGA: Korban Tewas Gedung Ambruk di Kamboja Jadi 7 Orang, Pemilik Asal China Ditangkap

Lebih dari 1.000 orang termasuk tentara, polisi, dan petugas medis bekerja semalam untuk mencari korban. Petugas penyelamat menarik korban dari gunung beton, kayu dan logam yang ambruk.

Penyelidikan penyebab kecelakaan sudah diluncurkan, dan Perdana Menteri Kamboja Hun Sen mengatakan itu disebabkan kelalaian.

"Tragedi runtuhnya bangunan di provinsi Preah Sihanouk itu menyakitkan bagi bangsa kita, terutama keluarga mereka yang kehilangan nyawa mereka," katanya.

Dia menyebut akan memberi kompensasi masing-masing 10.000 dolar untuk keluarga para korban.

Belum ada konfirmasi persis berapa banyak orang yang berada di gedung itu pada saat kejadian, meskipun para pejabat sebelumnya mengatakan 30 orang dikhawatirkan terperangkap.

Sekitar 50 pekerja biasanya berada di lokasi pada insiden terjadi.

Bangunan itu milik warga negara China yang menyewa tanah dari pemilik asal Kamboja. Perusahaan konstruksi dan kontraktor keduanya milik China juga.

Editor : Nathania Riris Michico

Let's block ads! (Why?)

from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping http://bit.ly/2ICasLS

1 comment:

  1. permisi ya
    mau numpang promosi bo kelinci99
    cashback kami berikan sebesar 5% untuk permainan live casino ya bos
    silahkan kunjungi WWWoKELINCIPOKER99oME

    ReplyDelete