
JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpotensi kembali menguat. Pada perdagangan sebelumnya IHSG berhasil ditutup menguat 0,51 persen di level 6.320.
Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, berdasarkan indikator, MACD sudah berada di area positif. Sementara itu, terlihat bahwa RSI bergerak ke atas menuju ke area overbought.
"Di sisi lain, terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance," ujarnya dalam riset tertulisnya, Rabu (26/6/2019).
Sementara itu, berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.309 hingga 6.298. Kemudian, resistance pertama maupun kedua memiliki range level 6.329 hingga 6.338.
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:
- ASII. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola white opening bozu candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 7250 – 7350, dengan target harga secara bertahap di level 7450 dan 7650. Support: 7150.
- BSDE. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya pullback terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 1420 – 1460, dengan target harga secara bertahap di level 1500, 1690 and 1880. Support: 1420 & 1350.
- HMSP. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish inside bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area 3180 – 3200, dengan target harga secara bertahap di level 3250, 3320, 3380 dan 3440. Support: 3150 & 3100.
- PGAS. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1990 – 2030, dengan target harga secara bertahap di 2050, 2080, 2120, 2220 dan 2320. Support: 1970 & 1925.
- PPRO. Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 115 – 119, dengan target harga secara bertahap secara bertahap di level 122, 148, 174 dan 200. Support: 115 & 108.
- SCMA. Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1590 – 1610, dengan target harga secara bertahap di level 1620 dan 1700. Support: 1590 & 1580.
Editor : Rahmat Fiansyah
from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping https://ift.tt/2KCcvl5
No comments:
Post a Comment