LAUSANNE, iNews.id - Peta peringkat daya saing negara-negara di dunia berubah tahun ini. Singapura menggeser AS yang sebelumnya bertengger di peringkat pertama.
Dalam laporan IMD World Competitiveness Rangking, Singapura naik dua peringkat dari tahun lalu di posisi ketiga. Kenaikan tersebut sekaligus menyalip Hong Kong yang ada di posisi kedua.
"Naiknya Singapura di posisi puncak ditopang oleh kondisi infrastruktur teknologi yang maju, ketersediaan SDM ahli, aturan imigrasi yang fleksibel, dan kemudahan dalam memulai bisnis," kata Direktur IMD World Competitiveness Center, Arturo Bris, Rabu (29/5/2019).
BACA JUGA:
Birokrasi Makin Efisien, Peringkat Daya Saing Indonesia Lompat ke Posisi 32
Sementara itu, Hong Kong tetap bertahan di posisi atas karena bagusnya rezim pajak, iklim investasi, dan akses terhadap kredit modal kerja. Adapun AS harus turun peringkat karena tertekan harga bensin, lesunya ekspor barang berteknologi tinggi, dan fluktuasi dolar AS.
Selain itu, Arab Saudi meraih top performer setelah lompat 13 peringkat ke posisi 26. Hal ini karena APBN negara itu kembali sehat karena kenaikan harga minyak. Alasan yang sama juga membuat Qatar kembali ke posisi 10 besar sejak 2013.
Venezuela tetap berada di posisi buncit karena inflasi tinggi hingga ekonomi yang lemah. Dari empat kriteria, tiga di antaranya berada di posisi paling bawah yaitu kinerja ekonomi, efisiensi birokrasi, dan kondisi infrastruktur.

Editor : Rahmat Fiansyah
from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping http://bit.ly/2W2aDUc
No comments:
Post a Comment