.jpg)
JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berpotensi terkoreksi dan bergerak di kisaran level 6.142-6.226. Pada perdagangan sebelumnya IHSG ditutup melemah 0,22 persen di level 6.181.
Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, berdasarkan indikator, MACD telah menunjukkan pola dead cross di area positif. Selain itu, Stochastic sudah membentuk pola dead cross di area overbought.
"Di sisi lain, terlihat pola evening star candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support," kata Nafan dalam risetnya, Kamis (3/1/2019).
Sementara itu, berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range di 6.162 hingga 6142. Kemudian, resistance pertama maupun kedua memiliki range di 6.203 hingga 6.225.
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain ASII, BBTN, JSMR, HMSP, SRIL, dan UNTR.
IHSG sebelumnya ditutup melemah 0,21 persen atau 13,32 poin ke level 6.181 dengan saham-saham pertambangan dan aneka industri membebani pergerakan IHSG di awal tahun. Meskipun demikian saham-saham sektor konsumer menjadi penahan tekanan.
Investor asing tercatat net buy Rp207,47 miliar tertahan oleh pergerakan rupiah yang cenderung terdepresiasi 0,47 persen ke level Rp14.458 per dolar AS.
Pada awal tahun 2019 mayoritas indeks saham di Asia dibuka memar. Indeks HangSeng (-2,77 persen) dan Shanghai (-1,37 persen) serta KOSPI (-1,52 persen) ditutup pada zona negatif di saat indeks saham Jepang mengalami libur awal tahun.
Editor : Ranto Rajagukguk
from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping http://bit.ly/2F8ubkC
No comments:
Post a Comment