Pages

Tuesday, January 1, 2019

Australia Tutup Pusat Penahanan Imigran yang Kontroversial

MELBOURNE, iNews.id - Australia mengumumkan menutup pusat penahanan Maribyrnong yang kontroversial di Melbourne pada Rabu (2/1/2018). Pusat penahanan itu merupakan salah satu dari beberapa fasilitas yang digunakan untuk menahan imigran yang datang tanpa dokumen.

"Ini adalah tonggak sejarah lain dalam peningkatan jaringan penahanan imigrasi di daratan Australia," demikian pernyataan pemerintah, saat menutup fasilitas yang banyak dikritik itu, seperti dilaporkan AFP.

Maribyrnong dibuka pada pertengahan abad terakhir. Belakangan, tempat itu menjadi lokasi aksi mogok makan dan protes lainnya akibat perlukan kasar yang diterima para imigran.

Pada 2017, Komisi Hak Asasi Manusia Australia melaporkan, penjaga di fasilitas itu menggunakan tindakan yang lebih ketat dari yang diperlukan, termasuk pengekangan selama pengawalan.

Beberapa tahanan yang tersisa kini sudah dipindahkan ke fasilitas lain.

Menteri Imigrasi David Coleman mengatakan, kebijakan pemerintah berhasil menurunkan jumlah orang yang ditahan di pusat-pusat penahanan imigrasi Australia, dari 10.000 pada 2013 menjadi lebih dari seribu hari ini.

Sekitar 19 fasilitas ditutup sejak September 2013. Penutupan ini diduga kuat berkaitan dengan pemilu yang akan berlangsung pada akhir Mei mendatang dan perdebatan sengit soal kebijakan imigrasi.

Editor : Nathania Riris Michico

Let's block ads! (Why?)

from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping http://bit.ly/2F2yUFj

No comments:

Post a Comment