Pages

Thursday, January 3, 2019

Akhir 2018, Stok Beras Pemerintah di Gudang Bulog Tembus 2,1 Juta Ton

JAKARTA, iNews.id - Stok beras milik pemerintah di gudang Bulog mencapai 2,1 juta ton hingga akhir 2018. Stok itu merupakan yang tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso mengatakan, pengadaan beras yang dilakukan Bulog sepanjang 2018 mencapai 3,2 juta ton. Hal ini membuat stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang ada di gudang Bulog cukup besar.

Sepanjang tahun lalu, kata pria yang kerap disapa Buwas itu, Bulog telah menyalurkan 2,1 juta ton beras rastra, CBP untuk operasi pasar 544 ribu ton, dan CBP untuk bencana alam 6.953 ton. CBP untuk operasi pasar tahun ini dinilainya menjadi yang terbesar dalam sepuluh tahun terakhir.

“Sesuai dengan penugasan pemerintah dan amanat UUD, Perum Bulog terus melakukan tugas-tugasnya demi mewujudkan kedaulatan pangan,” kata Buwas, Kamis (3/1/2019).

Menurut dia, beras merupakan bahan makanan paling penting di Indonesia. Pada 2018, kontribusi beras mencapai 0,13 persen dari total inflasi 3,13 persen. Buwas menyebut, harga beras relatif stabil sepanjang tahun lalu dengan kisaran Rp11.606 per kilogram untuk beras umum.

Selain beras, kata dia, Bulog juga ikut menstabilkan harga bahan makanan lain seperti gula pasir, daging sapi, dan jagung. Untuk stok komoditas tersebut di gudang Bulog masing-masing gula pasir 477 ribu ton, jagung 53 ribu ton, daging kerbau 5,8 ribu ton, minyak goreng 2,6 ribu kiloliter.

Untuk tahun depan, Bulog memastikan ketahanan stok pangan tetap terjaga dan operasi pasar akan terus dilakukan. Untuk itu, masyarakat tidak perlu khawatir dengan gejolak harga pasar, termasuk petani yang dijamin hasil panennya diserap sesuai harga pembelian pemerintah (HPP) yang ditetapkan.

Editor : Rahmat Fiansyah

Let's block ads! (Why?)

from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping http://bit.ly/2AsssDT

No comments:

Post a Comment