Pages

Wednesday, December 26, 2018

Tsunami Selat Sunda, Penumpang Kapal Laut di Pelabuhan Merak Anjlok

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat adamua penurunan jumlah penumpang angkutan penyebrangan Pelabuhan Merak saat libur Natal dan Tahun Baru 2019. Penurunan tersebut disebabkan adanya tsunami yang terjadi pada Sabtu (22/12/2018) lalu.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi mengatakan, 21-22 Desember merupakan masa puncak kenaikan jumlah penumpang angkutan penyebrangan. Namun pada tanggal 22 malam terjadi tsunami di Selat Sunda sehingga membuat masyarakat ragu untuk menyebrang.

"Tanggal 21 -22 mengalami puncaknya kenaikan cukup tinggi tapi setelah tanggal 22 ada tsunami baru kemudian drop turun sampai dengan sekarang," ujarnya di kantornya, Jakarta, Rabu (26/12/2018).

Berdasarkan catatan Kemenhub, pada 21 Desember terjadi kenaikan jumlah penumpang hingga 45,1 persen dibandingkan 2017 yang sebanyak 35.714. Pada tanggal itu, jumlah penumpang mencapai 51.834 orang.

Sementara, pada 22 Desember masih mengalami kenaikan sebesar 18,6 persen dari 2017 yang mencapai 56.419. Jumlah tersebut lebih tinggi dari hari sebelumnya. Pada tanggal 23 Desember, jumlahnya mencapai 66.897.

Usai tsunami, tepatnya pada 23 Desember, jumlah penumpang turun 39,6 persen dibanding tahun lalu dari 60.532 menjadi 60.532. Penurunan juga terjadi sehari sebelum Natal sebesar 23,3 persen dari 40.707 menjadi 31.241 penumpang.

"Bahkan sekarang masih banyak masyarakat yang mau menyebrang tapi mempertanyakan apakah lautnya aman dan sebagainya," kata dia.

Menurutnya, beberapa saat sebelum adanya tsunami sempat terjadi antrean di sepanjang pintu tol Merak. Hal ini dikarenakan sesaat sebelum tsunami terjadi penyurutan air laut sehingga kapal-kapal yang ingin berlabuh tidak dapat merapat ke pelabuhan.

"Kemarin juga sempat terjadi antrean sampai menjelang pintu tol yang di Merak. Namun itu terjadi hanya sekitar beberapa jam dan kemudian bisa turun kembali," ucapnya.

Kendati demikian, menurutnya, selain terkendala saat terjadi penyusutan, tidak ada kendala lain yang dikhawatirkan. Kegiatan operasional pelabuhan Merak masih berjalan dengan baik.

"Tidak berdampak secara luas pada operasional terhadap dermaga merak itu sendiri. Hanya saat kapal begitu ada penyusutan, tidak bisa segera merapat ke dermaga, waktunya menjadi cukup lama untuk merapat," tuturnya.

Editor : Rahmat Fiansyah

Let's block ads! (Why?)

from iNews.id | Inspiring & Informative kalo berita nya gak lengkap buka link disamping http://bit.ly/2SmtqZ0

No comments:

Post a Comment